Ramai di Media Sosial, Video Pemotor Marah-marah Saat Ditilang Polisi

Video pemotor yang marah-marah saat ditilang polisi ramai di media sosial. Pemotor ini marah karena tidak terima kegiatan tilang tersebut direkam oleh salah satu anggota polisi.
Dalam video yang berdurasi 2 menit 14 detik ini terlihat dua orang pengendara motor sedang ditilang polisi. Pengemudinya seorang laki-laki dan penumpangnya seorang perempuan.
Terlihat juga petugas sedang membuatkan surat tilang dan petugas lainnya merekam kegiatan tersebut. Namun tiba-tiba penumpang perempuan marah-marah.
"Saya nggak suka kalau kayak gitu, Bapak nggak boleh kayak gitu (merekam)," ucap perempuan berjaket hijau.
Polisi yang merekam langsung menjawab, " Mendokumensikan itu boleh," kata polisi.
Si perempuan berjaket hijau itu semakin tidak terima dan mencoba mengambil HP milik polisi. "Nggak usah direkam kayak gini," ucapnya.
Polisi menegaskan kesalahan yang dilakukan oleh keduanya. Pertama motor tidak dilengkapi spion, kedua penumpang tidak menggunakan helm dan ketiga mereka masuk ke jalur cepat. Namun saat ditilang polisi, pengendara mengatakan kegiatan tilang ini hanya mengganggu.
"Ditindak polisi tapi malah bilang mengganggu perjalanan. Di mana letak mengganggunya. Kami polisi hanya menjalankan tugas, yang melanggar ditindak," jawab Polisi.
"Sudah salah jangan ngotot," tambahnya.
Perempuan itu masih tetap meminta agar polisi tidak merekam mereka. "Tapi jangan kayak begini caranya. Kalau ditilang, tilang aja. Nggak usah direkam begini," pintanya.
Namun polisi tak menggubris permintaan itu, dia tetap merekam kegiatan tilang hingga selesai. "Nggak papa, sekarang era keterbukaan ya Mas, Mba," kata polisi.
Video yang diunggah oleh akun Twitter @Am0k4 itu tidak menjelaskan kapan dan di mana lokasi peristiwa tersebut, namun dilihat dari plat nomor pengendara bernopol huruf depan F yakni di daerah Bogor.
kumparan sudah menghubungi pemilik akun @@Am0k4 untuk meminta konfirmasi namun belum mendapatkan respons.
