Ramai Kucing-kucing Liar di Lawang Sewu Semarang akan Dibuang, Manajemen Bantah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah pengunjung memberi makan kucing liar di kawasan Lawang Sewu Semarang. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pengunjung memberi makan kucing liar di kawasan Lawang Sewu Semarang. Foto: Dok. Istimewa

Ramai di media sosial adanya kabar kucing-kucing liar di objek wisata Lawang Sewu, Kota Semarang, Jawa Tengah, akan dibuang oleh pihak manajemen. Kabar itu pertama kali diembuskan oleh salah satu akun instagram, yang dalam unggahnnya ia mempertanyakan kebijakan manajemen Lawang Sewu yang akan membuang kucing-kucing liar tersebut.

Hal itu dibantah oleh manajemen Lawang Sewu. Manager of Asset Operation PT Kereta Api Pariwisata Moedji Setiono mengatakan, tak pernah ada wacana membuang kucing dari area Lawang Sewu.

"PT Kereta Api Pariwisata sangat peduli dengan keberadaan kucing di wilayah Lawang Sewu dan kami akan terus memastikan kesejahteraan mereka terjaga," ujar Moedji, Senin (18/5).

Ia menjelaskan, kucing-kucing yang hidup di kawasan heritage ini bukan sekadar penghuni, melainkan telah menjadi bagian dari ekosistem dan pesona Lawang Sewu.

Sejumlah pengunjung memberi makan kucing liar di kawasan Lawang Sewu Semarang. Foto: Dok. Istimewa

"Lawang Sewu sebagai kawasan heritage berkomitmen menjaga keharmonisan antara pelestarian bangunan bersejarah dengan keberadaan kucing yang telah menjadi bagian dari daya tarik unik dan humanis bagi pengunjung.

Pihaknya juga akan berkolaborasi dengan komunitas pecinta kucing dan menggelar berbagai kegiatan positif. Seperti event edukasi dan kontes kucing.

"Kami sangat peduli dengan keberadaan mereka dan melalui sinergi dengan komunitas cat lovers, kami yakin keberadaan kucing dapat dikelola dengan lebih baik, tetap sehat dan terawat, tanpa mengganggu pelestarian bangunan heritage yang menjadi tanggung jawab kami," kata Moedji.