Ramai Pinjol UKT Kampus, TPN Singgung Program Satu Sarjana Satu Keluarga

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasyid di Jakarta pada Kamis (11/1). Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasyid di Jakarta pada Kamis (11/1). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, ikut buka suara soal polemik pembayaran UKT kampus via pinjol yang belakangan viral, misalnya saja di ITB. Arsjad menyebut paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD sudah punya program khusus untuk pendidikan.

"Mas Ganjar sudah buat satu komitmen yang mengatakan, satu sarjana satu keluarga miskin," ucap Arsjad di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (31/1).

Arsjad menjelaskan, program ini adalah simbol bahwa pihaknya ingin menekankan jika pendidikan harus bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Pendidikan itu, kata Arsjad, tak cuma di tingkat perguruan tinggi saja.

"Tapi kita juga bicara mengenai vokasi, SMK, dan sekolah 12 tahun itu kita bilang harus gratis. Lalu nanti Politekniknya, Universitasnya, karena tadi kuncinya kita ingin membuat manusia Indonesia yang unggul untuk supaya menjadi Indonesia yang maju," ungkapnya.

Karena itulah, Arsjad memastikan, pendidikan akan jadi salah satu concern paslon Ganjar-Mahfud jika terpilih nanti. Hal itu juga sudah tertuang dalam visi misi keduanya.

"Jadi pendidikan itu sangatlah penting dan bagian daripada yang menjadi visi misi dan program yang di-push oleh Mas Ganjar dan Prof Mahfud," pungkas Arsjad.