Ramai-Ramai Komentar soal Gibran Cawapres Prabowo
·waktu baca 3 menit

Presiden Jokowi bicara soal putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka (36), yang diusung oleh Partai Golkar maju sebagai cawapres Prabowo Subianto (72). Sebagai orang tua, dia hanya bisa mendoakan dan merestui langkah politik yang diambil Wali Kota Solo tersebut.
Jokowi menyampaikan, segala keputusan ada di tangan Gibran sendiri karena dinilai telah dewasa.
"Ya orang tuanya hanya tugasnya mendoakan dan merestui. Keputusan semua sudah dewasa, jangan terlalu mencampuri urusan yang sudah diputuskan oleh anak-anak kita," ujar Jokowi usai menghadiri acara Apel Hari Santri Nasional 2023 di Tugu Pahlawan, Surabaya, Minggu (22/10).
Saat kembali ditegaskan, Jokowi kembali mengulang bahwa tugas orang tua hanya mendoakan dan merestui langkah politik Gibran.
"Orang tua itu hanya mendoakan dan merestui," ujarnya.
Prabowo Sudah Izin Jokowi
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengaku telah berbicara dengan Presiden Jokowi terkait rencananya meminang Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapresnya. Jokowi pun disebut telah menyetujuinya.
"Ya, tentunya sebagai orang Indonesia yang adat budaya kita tentunya pasti kita menyampaikan keinginan dari partai-partai dan usulan kita," kata Prabowo usai menghadiri acara peresmian RS Tingkat III Brawijaya, Surabaya, Minggu (22/10).
Menurut Prabowo, sikap Jokowi menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait cawapres itu ke putra sulungnya dan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).
"Beliau (Jokowi) bilang terserah Pak Wali (Gibran) kan sudah dewasa kalau Pak Wali bersedia ya beliau pasti tidak menahan, kira-kira begitu," lanjutnya.
Jempol Iriana Jokowi saat Ditanya Restu untuk Gibran
Bagaimana dengan respons ibu Gibran, Iriana Jokowi?
Wartawan sempat menanyakan hal tersebut usai Iriana mendampingi Jokowi menghadiri acara Apel Hari Santri Nasional 2023 di Tugu Pahlawan, Surabaya, Minggu (22/10).
"Bu Iriana, Bu merestui Gibran enggak Bu?" tanya wartawan.
Iriana tak menjawab, dia hanya mengacungkan jempol kanannya sembari tersenyum dan berlalu.
Ganjar soal Gibran Cawapres Prabowo: Semua Orang Punya Hak
Capres Ganjar Pranowo dari PDIP merespons soal kemungkinan sepertinya, Gibran Rakabuming Raka, menjadi Cawapres Prabowo Subianto. Katanya, sah-sah saja.
"Semua orang punya hak untuk menjadi pejabat apa pun," kata Ganjar singkat kepada wartawan usai jalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Minggu (22/10).
Meski begitu, Ganjar sejujurnya masih menyimpan harap Gibran tetap berada di tim pemenangan. Yakni dengan menjadi jurkamnas. "Belum dideklarasikan [jadi cawapres], kok," ungkap Ganjar.
Puan soal Pengunduran Diri Gibran: Enggak Ada Sama Sekali
Menurut Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, hingga saat ini tak ada surat pengunduran diri dari Gibran.
"Enggak ada sama sekali," tegas Puan saat menghadiri acara Apel Hari Santri Nasional 2023 di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/10) siang.
Gibran dikabarkan bakal hengkang dari partai yang membesarkannya itu karena hendak maju sebagai cawapres Prabowo Subianto. Gibran sebelumnya sudah mengantongi dukungan dari Golkar.
Menanggapi hal itu, Puan hanya menjawab santai. Menurutnya, gagasan mengusung Gibran sebagai cawapres Prabowo baru sekadar ide saja.
"Enggak apa-apa [Gibran dideklarasikan Golkar jadi cawapres Prabowo]. Kan belum, baru diusulkan, kan belum," jawab Puan.
Pada malam harinya, Prabowo dkk resmi mendeklarasikan Gibran — yang sudah loncat dari PDIP ke Golkar — sebagai cawapres.
