Ramai Virus Corona, Pasar Pramuka Kehabisan Stok Masker N95

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (28/1).  Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (28/1). Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan

Virus corona yang menyebar di China dan sejumlah negara lain mulai membuat warga di Indonesia ikut waspada. Setelah virus corona merebak, banyak warga yang melindungi diri dengan masker.

Hal ini berimbas pada habisnya stok masker. Salah satunya di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur. Pasar pusat alat kesehatan ini kehabisan stok masker tipe N95 dari berbagai merek, termasuk merek 3M.

N95 merupakan masker dengan fungsi respirator yang dirancang untuk memberikan perlindungan penggunanya dari asap, debu, dan partikel lainnya.

kumparan mengunjungi 3 kios di pasar itu. Hasilnya, semuanya memberikan jawaban yang sama, masker tersebut habis.

"Masker habis Bang, tinggal tipe general care (GC) masker biasa, atau masker jilbab merek Sensi. Kalau yang N95 habis, dari tadi banyak yang cari," ujar salah seorang penjaga kios toko obat yang terletak lantai 2 bagian depan Pasar Pramuka, Selasa (28/1).

Suasana di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (28/1). Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan

Ia juga kebingungan karena permintaan masker N95 tiba-tiba membeludak. Ia yakin, bahaya virus corona yang belum ada obatnya itu jadi pemicunya.

"Ini orang-orang ngontak juga cari dari tadi," ucapnya sembari menunjukkan aplikasi Whatsapp.

Kami bergerak ke lantai 3, di salah satu kios yang cukup besar. Jawabannya sama saat ditanya soal masker N95.

"Habis, Mas, kalau masih juga mahal. Harganya naik enggak jelas, sampai Rp 400 ribu. Biasanya jual Rp 250 ribu. Sudah seminggu ini kehabisan," kata penjaga kios, Aldi.

Aldi lalu menyarankan ke kios Kampala yang terletak di lantai 1. Ia dengar, Kampala masih punya stok masker tersebut.

Suasana di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (28/1). Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan

kumparan lalu turun ke toko Kampala. Vidya, sang penjaga toko memberi jawaban yang sama dengan 2 toko sebelumnya, masker habis.

"Sudah habis, Mas, tadi pagi barang terakhir laku. Yang ada tinggal masker bedah doang," katanya.

Vidya juga menjelaskan, penjualan masker meningkat tajam gara-gara virus corona. Sejak virus itu tersebar, masker N95 laku keras.

"Iya, Mas, gara-gara corona, biasanya enggak secepat ini (habisnya). Ada masa-masanya masker ini laku, enggak selalu habis dalam seminggu," kata Vidya.

Sementara kami berbincang dengan Vidya, beberapa calon pembeli masker N95 di Pasar Pramuka juga pulang dengan tangan hampa.