Ramos-Horta Puji Megawati: Orang yang Perjuangkan Demokrasi Indonesia

Presiden Timor Leste José Ramos-Horta memuji peran Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam perjalanan demokrasi Indonesia.
Ramos-Horta mengatakan, Megawati dan keluarganya merupakan bagian dari pihak yang turut memperjuangkan demokrasi di Indonesia. Dia juga menyoroti posisi Megawati sebagai perempuan pertama yang terpilih menjadi presiden Indonesia.
“Presiden Megawati dan keluarganya mengalami berbagai kesulitan. Mereka adalah bagian dari orang-orang yang memperjuangkan demokrasi di negara ini,” kata Ramos-Horta saat menghadiri pertemuan di Megawati Institute, Jakarta, Jumat (28/8).
“Beliau adalah perempuan pertama yang terpilih menjadi presiden di Indonesia,” lanjutnya.
Menurut Ramos-Horta, Megawati juga memiliki peran dalam mendukung reformasi demokrasi dan reformasi angkatan bersenjata di Indonesia.
“Secara pribadi beliau sangat bertanggung jawab dalam mendukung reformasi demokrasi. Reformasi angkatan bersenjata dan gerakan untuk demokrasi,” ujarnya.
Ramos-Horta Puji Ketahanan Indonesia dari Gempa Bumi
Ramos-Horta juga menyinggung perjalanan Indonesia sebagai negara besar yang terdiri dari hampir 300 juta penduduk dan 17.000 pulau. Dia menilai Indonesia berhasil bertransisi menjadi demokrasi yang dinamis meski menghadapi berbagai tantangan alam.
“Indonesia bertransisi dari kondisi sebelumnya menjadi sebuah demokrasi dinamis yang besar. Hampir 300 juta orang. 17.000 pulau,” katanya.
Dia menyebut kondisi alam Indonesia tidak mudah karena wilayah tersebut kerap dilanda gempa bumi. Namun, Ramos-Horta memuji ketangguhan masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.
“Alam tidak terlalu bersahabat dengan Indonesia karena mereka terus-menerus mengalami gempa bumi,” ujar Ramos Horta.
“Namun, setiap kali, rakyat Indonesia bangkit kembali. Dan setiap kali menjadi lebih baik,” lanjutnya.
Sebut Indonesia-Timor Leste Contoh Persahabatan
Ramos-Horta juga menilai hubungan Indonesia dan Timor Leste menjadi contoh bagaimana persahabatan dapat tetap terjalin setelah kedua negara berpisah.
“Ini adalah negara yang dapat mengulurkan tangan persahabatan kepada pihak lain ketika kita berpisah,” katanya.
Menurut dia, Indonesia memilih untuk tetap menjalin persahabatan dengan Timor Leste alih-alih mempertahankan permusuhan.
“Alih-alih marah, mereka menghormati kami dengan persahabatan mereka,” ujarnya.
“Indonesia-Timor Leste adalah contoh luar biasa tentang apa yang mungkin dilakukan oleh umat manusia,” pungkasnya.
