Rano Minta Konser Berbayar di Jakarta Fair Dievaluasi: Panggung Jadi Sepi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta penyelenggara Jakarta Fair Kemayoran (JFK) mengevaluasi kebijakan konser musik berbayar. Menurut dia, kebijakan tersebut membuat jumlah penonton di area konser menurun.
Hal itu disampaikan Rano saat memberikan sambutan dalam acara Discover Betawi Art & Culture di Jakarta Pusat, Jumat (19/6).
Rano mengaku telah memberikan catatan kepada penyelenggara Jakarta Fair terkait sistem tiket konser yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Bahkan hari ini Jakarta Fair juga sedang merayakannya, dan Pak Gub menargetkan sampai Rp 8 triliun. Tapi kemarin baru saya memberikan catatan, ada satu hal yang enggak pernah terjadi itu mengakibatkan turun pengunjungnya,” kata Rano dalam sambutannya.
Menurutnya, penurunan jumlah penonton dipicu oleh kebijakan yang mewajibkan pengunjung membeli tiket tambahan untuk menyaksikan pertunjukan musik.
“Kenapa? Tiba-tiba performance musik itu harus beli tiket,” ujarnya.
Rano mengatakan kondisi tersebut membuat area depan panggung yang biasanya dipadati penonton justru terlihat lengang.
“Itu panggungnya menjadi sepi. Nah, itu bahaya buat Jakarta Fair,” ucapnya.
Lebih lanjut ia menilai persoalan tersebut harus segera dievaluasi karena telah menjadi keluhan masyarakat, termasuk di media sosial.
“Ini saya bilang segera harus kita evaluasi. Enggak apa-apa di sini ada media. Ini menjadi input, karena pun di IG menjadi ramai. ‘Aduh, sekarang nonton musik harus bayar’,” kata Rano.
Rano mengaku terkejut melihat kondisi penonton yang minim meski sejumlah grup musik tampil di panggung utama Jakarta Fair.
“Anda bisa bayangkan itu di depan panggung yang begitu besar, ada grup band, enggak ada penonton. Karena apa? Hanya sekadar bayar. Dulu kan paket itu menjadi satu,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap kebijakan tersebut dapat segera ditinjau ulang agar tidak berdampak terhadap tingkat kunjungan Jakarta Fair yang menjadi salah satu agenda tahunan terbesar dalam rangka perayaan ulang tahun Jakarta.
“Kita harus segera evaluasi,” tutup Rano.
Sebagai informasi, dilansir dari situs resmi Jakarta Fair Kemayoran, terdapat beberapa tiket yang tersedia, mulai dari Tiket Masuk (Tanpa Konser), Bundling Tiket Masuk dan Konser (Reguler), Bundling Tiket Masuk dan Konser (VIP), hingga Paket Liburan Hemat.
Terdapat perbedaan harga dari masing-masing tiket, mulai dari Rp 40.000 untuk Tiket Masuk (Tanpa Konser) hingga Rp 250.000 untuk Bundling Tiket Masuk dan Konser (VIP).
