Rapat Inflasi Rutin-Sidak Pasar Jadi Jurus Walkot Pekanbaru Kendalikan Harga
·waktu baca 2 menit

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan keseriusannya menjaga stabilitas inflasi di daerah. Hal ini ia sampaikan saat mengikuti rapat bersama Menteri Dalam Negeri, membahas strategi pengendalian inflasi di seluruh wilayah Indonesia, Jumat (10/10).
Agung mengatakan, pengendalian inflasi menjadi salah satu prioritas utama Pemko. Ia menekankan pentingnya langkah antisipasi agar kenaikan harga tidak membebani masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
“Setiap hari Senin, saya selalu menjadwalkan rapat khusus inflasi. Kemudian pada hari Selasa, saya turun langsung ke pasar untuk mengecek harga dan stok bahan pangan. Dengan cara ini, kami bisa memastikan kondisi tetap terkendali,” ujarnya.
Menurutnya, upaya tersebut terbukti efektif menjaga kestabilan harga di Pekanbaru. Bahkan, Pemko mencatat hasil yang lebih baik dibandingkan rata-rata Provinsi Riau maupun angka inflasi nasional. Hal ini menjadi capaian yang patut diapresiasi.
"Inflasi memiliki pengaruh besar terhadap daya beli masyarakat. Lonjakan harga kebutuhan pokok bisa berdampak langsung pada perekonomian keluarga, terutama mereka yang berpenghasilan rendah," ucap Agung.
Karena itu, Pemko Pekanbaru berkomitmen menjaga agar harga pangan tetap stabil.
Selain memantau langsung di lapangan, Pemko juga menggandeng Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar. Sinergi dengan para pedagang dan distributor pun terus diperkuat agar pasokan tetap aman.
“Kondisi inflasi di Pekanbaru relatif terkendali. Ke depan, kami akan terus berupaya menjaga stabilitas ini agar masyarakat dapat hidup lebih tenang dan perekonomian tetap tumbuh sehat,” tutup Agung.
