Rapat Paripurna Perdana: Dasi Merah Anies-Prasetyo dan Jas Sandi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anies-Sandi hadir pada rapat Paripurna. (Foto: Nabila Fatiara/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies-Sandi hadir pada rapat Paripurna. (Foto: Nabila Fatiara/kumparan)

Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, pertama kali menghadiri rapat paripurna istimewa di Gedung DPRD DKI Jakarta. Anies mengenakan setelan jas dengan dasi merah. Rupanya pemilihan warna dasi itu bukan tanpa alasan.

Rapat Paripurna Istimewa ini beragendakan pengambilan sumpah jabatan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD DKI Jakarta. Pergantian dilakukan pada Fraksi Partai Hanura dari Fahmi Zulfikar yang menjadi tersangka kasus korupsi UPS digantikan oleh Romli H. Solo.

Rapat Paripurna pengambilan sumpah PAW. (Foto: Nabila Fatiara/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rapat Paripurna pengambilan sumpah PAW. (Foto: Nabila Fatiara/kumparan)

Usai rapat paripurna, Sandi berjalan dari dalam ruang rapat menuju ke depan pintu untuk mendampingi Anies melayani pertanyaan wartawan. Sandi sempat bertanya soal gaya busananya hari ini.

"Mau tanya, teman-teman cocok enggak kita pakai baju jas gini?" kata Sandi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (7/11).

"Cocok Pak, ganteng," celetuk para wartawan.

"Pak anies pakai dasinya merah menghormati Pak Pras (Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi)," sambung Sandi.

Sejak awal dilantik, gaya busana Sandi selalu menjadi perhatian. Di hari pertamanya bertugas, Sandi mengenakan pakaian dinas harian tanpa mengenakan ikat pinggang. Sepatu yang dikenakan juga sepatu kets, bukan pantofel.

Beberapa hari kemudian, Sandi mulai memperbaiki penampilan sesuai dengan peraturan gubernur yang mengatur soal pakaian dinas PNS Pemprov DKI Jakarta.

Sandi bahkan menggelar sayembara untuk mencari sepatu terbaik yang bisa digunakan di segala medan. Sayembara diluncurkan di Jakarta Creative Hub, Jakarta Pusat.