Rapimwil di Jateng, PPP Bakal Bahas Usulan Capres dari Kader Daerah

26 November 2022 19:33
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono membuka Rapimwil PPP Jateng di Kelimutu Grand Ballroom Hotel Grand Arkenso, Kota Semarang, Sabtu (26/11/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono membuka Rapimwil PPP Jateng di Kelimutu Grand Ballroom Hotel Grand Arkenso, Kota Semarang, Sabtu (26/11/2022). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
PPP Jateng menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) di Kota Semarang. Rapimwil itu dibuka langsung oleh Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono.
ADVERTISEMENT
Mardiono mengatakan, ada sejumlah agenda yang akan dibahas dalam gelaran Rapimwil yang diikuti 350 kader tersebut. Salah satunya adalah pembahasan terkait Capres 2024 yang diusulkan kader di sejumlah daerah.
"Merupakan bagian dari itu (usulan capres) karena memang DPP masih menunggu isu-isu terkait, termasuk usulan-usulan dari wilayah," kata Mardiono di Kelimutu Grand Ballroom, Hotel Grand Arkenso, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (26/11/2022).
Namun demikian, Mardiono menyebut proses pengusulan capres itu masih melalui beberapa proses. Di antaranya Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) DPP PPP.
"Tapi tentu itu harus berproses, karena setelah dari wilayah juga ada nanti di DPP harus melakukan setidaknya rapimnas atau mukernas, kemudian nanti juga ada falaqah ulama nasional yang tergabung dalam majelis-majelis, nah ini juga akan melihat," jelasnya.
Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono membuka Rapimwil PPP Jateng di Kelimutu Grand Ballroom Hotel Grand Arkenso, Kota Semarang, Sabtu (26/11/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono membuka Rapimwil PPP Jateng di Kelimutu Grand Ballroom Hotel Grand Arkenso, Kota Semarang, Sabtu (26/11/2022). Foto: Dok. Istimewa
Mardiono mengatakan, proses tersebut juga akan dibawa ke forum Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Golkar dan PAN. Sebab itu, Mardiono menyebut masih ada proses sebelum mengusung capres.
ADVERTISEMENT
"Nanti prosesnya juga akan ke gabung koalisi. Saat ini PPP bergabung ke dalam koalisi KIB. Nanti ada proses lagi. Tapi tentu sekarang bukan menjaring ya, tapi kita merangkum isu-isu dan gagasan-gagasan atau ide-ide semua kader," paparnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Di samping itu, Mardiono mengatakan, PPP juga membahas rencana Pemilu 2024 mendatang. Menurut Mardiono, PPP akan melakukan kerja elektoral.
"Tentu ini akan membahas isu-isu yang strategis, termasuk membangun kiat-kiat seperti apa. Setelah kegiatan, saya perintahkan kita sudah mulai harus kerja, konsentrasi pada kerja elektoral," jelasnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Dok. Istimewa
Mardiono mengungkapkan sejumlah pengurus di berbagai wilayah mengusulkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo diusung menjadi Capres 2024. Mardiono mengatakan, sebanyak 14 wilayah mendukung Ganjar.
"Ada beberapa wilayah, kalau tidak salah ada 14 wilayah yang memang sudah menyuarakan untuk mengusulkan kepada DPP bahwa untuk bisa mencalonkan Pak Ganjar itu permintaan wilayah," Mardiono di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/11).
ADVERTISEMENT
"Sekarang kami sedang berproses. Sekali lagi kami akan bawa ke KIB nanti harapan saya ya kalau itu sama calonnya ya sudah menjadi keputusan nanti," sambung Mardiono.
Mardiono belum bisa memastikan sampai kapan proses pembahasan capres itu akan berlangsung. Dia ingin berhati-hati dalam memilih calon pemimpin untuk Indonesia.
"Saya belum bisa pastikan, berproses di parpol, dan kami harus berhati-hati, dan harus mencermati dinamika yang berkembang di tengah-tengah rakyat kita, karena sekali lagi ini adalah untuk membangun bangsa dan negara," ujar Mardiono.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020