Ratusan Bangkai Babi Mengambang di Sungai Bederah, Kota Medan

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bangkai babi yang mengambang di Sungai Berderah, Medan. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Bangkai babi yang mengambang di Sungai Berderah, Medan. Foto: Dok. Istimewa

Aliran Sungai Bederah di Kelurahan Terjun, Kecamatan Marelan, Kota Medan, tercemar dengan bangkai babi. Jumlah bangkai yang mengapung di sungai itu terbilang cukup banyak.

"Kalau yang kami pantau ada ratusan (bangkai babi)," ujar Camat Marelan, M Yunus, di Medan, Selasa (5/11).

Fenomena ini, kata Yunus, sudah terjadi selama empat terakhir. Upaya pembersihan sungai dari bangkai binatang itu sudah dilakukan dengan melibatkan petugas Babinsa, Babinkamtibmas, Dinas Peternakan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan. Namun, sungai belum bersih sama sekali.

"Kondisi (bangkai babi) sudah empat hari mati susah mau ditarik ada yang sudah melebur dia sudah lembek, ada juga yang kita tarik ke darat," ujar Yunus.

Bangkai babi yang mengambang di Sungai Berderah, Medan. Foto: Dok. Istimewa

Hingga kini, belum bisa dipastikan oknum pembuang bangkai babi ke sungai yang melintasi beberapa kabupaten di Sumatera Utara itu. Namun, Yunus sudah meminta para kepala lingkungan di kecamatannya untuk berjaga di tepi sungai untuk mencegah pembuangan.

"Bila mengetahuinya (pembuang bangkai babi) akan kita koordinasikan dengan polisi," ujar Yunus.

kumparan post embed

Kejadian ini sudah dikeluhkan warga yang tinggal di pinggir Sungai Bederah. Mereka berharap pemerintah mencari solusi untuk masalah ini. Pasalnya, bangkai itu sudah menyebabkan bau yang tidak sedap.

"Dari hari Minggu itu sudah terasa bau aroma menyengat," kata Jumadi yang tinggal di pinggir aliran Sungai Bederah.

"Kalau diangkat kami gak sanggup baunya," ujarnya