Ratusan Kios Pasar di Pematangsiantar Terbakar, Diduga Dibakar OTK

Kebakaran hebat melanda ratusan kios Pasar Dwi Kora Parluasan di Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada Kamis (18/6) sekitar pukul 03.05 WIB.
Petugas pemadam kebakaran turun langsung memadamkan api tersebut selama kurun waktu empat jam. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB.
Sebanyak 50 personel dan sembilan mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api tersebut.
"Kalau untuk padamnya, sebenarnya pukul 07.00 WIB sudah padam. Sampai pendinginannya mungkin kita ada sampai pukul 08.00-10.00 tadi," Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Kota Pematangsiantar, Josua Sihaloho, saat dihubungi kumparan, Kamis (18/6).
Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Josua menyebutkan, posisi kios saat itu sedang kosong.
"Sampai saat ini belum ada terdata memang untuk korban jiwanya. Belum (ada korban luka-luka). Posisi kios kosong, pedagang biasanya pukul 18.00 WIB sudah tutup," ujar Josua.
Josua menyebutkan, kios-kios itu semua hangus terbakar dan harus perbaikan total. Sebanyak 100 lebih kios ludes terbakar. Ratusan kios itu berukuran kecil yang menjual pakaian bekas dan beberapa bumbu makanan.
"Kondisi yang terbakar itu hangus semua, tidak bisa lagi (dipakai). Harus perbaikan total. Kurang lebih 100 kios, kiosnya kecil-kecil itu yang menjual kain, bumbu dan pakaian bekas," ujar Josua.
Pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kios tersebut.
Diduga Dibakar OTK
Kasi Humas Polres Pematangsiantar, Iptu Agustina Triyadewi mengatakan bahwa dari keterangan saksi bernama Argana Manurung saat kejadian, saksi mendengar lemparan di salah satu kios.
Lalu, saksi melihat seorang pria dewasa memakai jaket hitam yang tidak dikenal diduga menyiram bensin di seputaran kios tersebut sekitar pukul 03.00 WIB.
Lalu, api pun berkobar di seputaran kios tersebut. Pria berjaket hitam itu langsung melarikan diri dan meninggalkan lokasi pasar.
"Melihat kobaran api tersebut, saksi spontan mencoba memadamkan api dengan menyiram air menggunakan ember api. Tapi api tetap menyala merambat bagian dalam kios hingga api pun membesar merambat kios-kios lainnya," ujar Agustina dalam keterangannya, Kamis (18/6).
Agustina menuturkan, menurut keterangan dari saksi lainnya bernama Roni Valdi Sinaga menerangkan hal yang sama dengan Argana. Roni juga melihat seorang pria berjaket hitam yang tidak dikenal sedang berlari di lokasi pasar tersebut.
"Roni sedang menjaga kios, melihat satu orang laki-laki dewasa memakai jaket hitam tidak dikenalnya sedang berlari di lokasi pasar. Sehingga saksi curiga dan mencoba mengejar laki-laki tersebut, tapi kehilangan jejak dan tidak dapat mengetahui identitas laki-laki tersebut," ucap Agustina.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait sumber api. Dia menyebutkan, jumlah kios diperkirakan kurang lebih 100 kios yang menyebabkan kerugian hampir Rp 2 miliar dan tidak ada korban jiwa.
"Sumber api ataupun penyebab terjadinya kebakaran kios tersebut masih dalam tahap penyelidikan Polres Pematangsiantar," pungkas Agustina.
