Reagen PCR Belum Datang, Beberapa Lab di RI Setop Sementara Tes Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas membawa pasien dari mobil ambulans yang diduga terkena virus corona di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Rabu (4/3).  Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas membawa pasien dari mobil ambulans yang diduga terkena virus corona di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Rabu (4/3). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Indonesia mulai mengaktifkan 37 laboratorium di berbagai daerah untuk mempercepat pengujian virus corona metode Polymerase chain reaction (PCR). Namun, aktivitas laboratorium terkendala reagen (cairan reaksi kimia pendeteksi corona) yang belum tiba di tanah air.

"Saat ini jumlah laboratorium yang beroperasi ada 37, tapi beberapa laboratorium terpaksa harus menghentikan aktivitas karena reagen belum sampai, tapi besok akan beroperasi keseluruhan," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Selasa (21/4).

Padahal beberapa hari lalu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengumumkan telah mendatangkan 50 ribu reagen PCR dari Korea Selatan. Pemerintah sebelumnya juga menargetkan mengaktifkan 70 laboratorium agar distribusi uji tes PCR semakin cepat dilakukan.

Juru bicara penanganan corona, dr Achmad Yurianto. Foto: Dok. BNPB

Hingga 21 April, Kemenkes telah memeriksa 50.370 spesimen. Dari 46.173 orang yang diuji swab dahak dan dikirimkan ke 37 laboratorium, 7.135 di antaranya dinyatakan positif corona.

Adapun jumlah Orang Dalam Pemantauan sebanyak 186.330, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 16.763 orang. "Angka ini akan kita jadikan prioritas pengecekan lab,' tutur Yuri.

Saat ini, sudah ada 842 pasien di RI dinyatakan sembuh dan 616 lainnya meninggal dunia.

---

Simak panduan lengkap dalam menghadapi pandemi corona dalam Pusat Informasi Corona. Anda juga bisa memberikan donasi untuk membantu mengatasi dampak corona melalui kumparanDerma!