Reaksi Fahri Usai Dilaporkan PKS NTB: Hentikan Tekanan ke Saya

Wakil Ketua DPR sekaligus politikus PKS Fahri Hamzah menanggapi laporan yang dilayangkan oleh koleganya. Fahri dilaporkan ke polisi oleh pengurus PKS NTB Johan Rosihan soal cuitannya yang dinilai sebagai pencemaran nama baik.
Terkait laporan tersebut, Fahri menilai kader PKS di NTB dipaksa untuk mencari kesalahan dirinya. "Alhamdulillah tidak ada kesalahan. Maka pemecatan saya tahun 2016 tidak bisa memakai kesalahan saya di tingkat kader dan dapil NTB," kata Fahri kepada kumparan (kumparan.com), Rabu (14/3).
Namun begitu, Fahri mengungkapkan bahwa ia telah memaafkan rekannya tersebut. Akan tetapi sebagai bentuk ketaatan, Fahri menilai para kader harus ikut arahan DPP.
"Saya meminta agar DPP PKS menghentikan segala tekanan kepada kader. Kasus hukum yang saya ajukan adalah kasus pribadi tidak terkait dengan institusi dan kader," imbuhnya.
Sebelumnya, Johan melaporkan Fahri ke polisi terkait cuitannya pada 3 Januari 2018 lalu.

"Di twit tersebut dia bilang di PKS boleh melakukan kesalahan apa saja asal taat sama qiyadah (pimpinan)," ungkap Johan.
Selain itu Johan juga melaporkan Fahri dengan dugaan fitnah.
"Fitnah kepada kader, bahwa dia menyebut langkahnya melaporkan Presiden PKS Sohibul Iman didukung oleh kader PKS," ujar Johan.
