Red Corner Notice Interpol Disiapkan untuk Zakir Naik

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Zakir Naik kunjungi MUI. (Foto: D.N Mustika Sari/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Zakir Naik kunjungi MUI. (Foto: D.N Mustika Sari/kumparan)

Badan anti teror di India National Investigation Agency (NIA) tengah menyiapkan permohonan formal untuk mengeluarkan Interpol Red Corner Notice terhadap ulama kondang, Zakir Naik, pada Rabu (10/5).

Apabila Red Corner Notice sudah dikeluarkan oleh Interpol, maka pihak kepolisian di setiap negara dapat menahan Zakir Naik dan membawanya kembali ke India

Dilansir Times of India, Naik yang tengah menghadapi tuntutan atas ceramah provokatif, menghasut kekerasan, menyebarkan kebencian, pendanaan terorisme dan pencucian uang kini bersembunyi di Arab Saudi.

Sebelumnya pihak NIA telah memanggil Naik untuk diperiksa namun tak direspon. “Kami telah memanggil Naik sebanyak 3 kali namun ia tak merespon. Kami memiliki bukti kuat terhadapnya dan telah diberikan ke pihak Interpol” kata petugas NIA.

NIA telah mengajukan kasus ini terhadap Naik, LSM IRF yang ia kelola, dan orang kepercayaan Naik berdasarkan Undang-undang Pencegahan Kegiatan yang Dilarang dan IPC sejak November tahun lalu.

Zakir Naik temui Ketua MPR Zulkifli Hasan. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Zakir Naik temui Ketua MPR Zulkifli Hasan. (Foto: Aria Pradana/kumparan)

Zakir Naik pada 31 Maret sampai 9 April 2017 lalu berkunjung ke Indonesia dalam rangkaian safari dakwahnya. Ia pun sempat mengeluarkan pernyataan yang menolak terorisme.

"Jihad adalah perjuangan. Dalam konteks Islam, berjuang melawan diri sendiri, membuat masyarakat lebih baik, untuk membela diri atau melawan penindasan," ujar Zakir Naik saat bertemu Ketua MPR Zulkifli Hasan saat menyambangi gedung DPR RI di Jakarta, Jumat (31/3).

"Dalam Islam jelas dikatakan, bahwa membunuh seorang manusia seakan-akan kita membunuh seluruh manusia. Bila kita menyelamatkan seorang manusia, seakan-akan kita menyelamatkan manusia seluruhnya," ujar Zakir Naik, mengutip surat Al-Maidah ayat 32 dalam Al-Quran.