Rekam Jejak Supendi, Bupati Indramayu yang Di-OTT KPK

Kasus korupsi nampaknya tak bisa lepas dari Bumi Wiralodra, Kabupaten Indramayu.
Setelah kasus korupsi proyek PLTU yang melibatkan Bupati Indramayu 2000-2005 dan 2005-2010, Irianto M.S Syafiuddin alias Yance, kini giliran Supendi yang berurusan dengan hukum.
Supendi ditangkap KPK bersama 7 orang lainnya pada Selasa (15/10) dinihari. Penangkapan tersebut diduga terkait suap proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Indramayu. Penyidik telah menyita uang Rp 100 juta dari OTT itu.
Lalu bagaimana rekam jejak Supendi sebelum menjabat Bupati Indramayu?
Supendi merupakan Bupati Indramayu dengan latar belakang birokrat. Ia mengawali kariernya sebagai PNS di Pemkab Indramayu.
Awalnya, ia menjabat staf Kesra Setda Pemkab Indramayu pada tahun 1987. Selanjutnya ia menjabat Sekretaris Camat Gabus Wetan dan Cikedung pada 1989.
Kemudian Supendi menjadi Camat Kroya selama dua tahun pada 1990-1992. Ia lalu menjabat Camat Kadanghaur dalam waktu cukup lama dari 1993-1998.
Pada tahun 2000, karier Supendi meningkat dengan menjabat Kepala Bappeda hingga tahun 2002.
Selepas menjabat Kepala Bappeda, Supendi dipercaya menjadi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga hingga tahun 2003.
Setelah itu, ia menjadi Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.
Pada Pilkada Indramayu 2010, Supendi mendampingi Anna Sophanah yang merupakan istri Yance sebagai calon Wakil Bupati Indramayu.
Anna-Supendi memenangkan Pilkada Indramayu 2010. Selanjutnya di Pilkada 2015, Anna kembali menggandeng Supendi sebagai wakilnya. Pasangan yang diusung Gerindra, PKS, Golkar dan Demokrat itu kembali memenangi pertarungan dan menjabat untuk periode kedua.
Di tengah perjalanan pada periode kedua tersebut, Anna mundur sebagai bupati karena alasan keluarga. Anna mundur pada November 2018.
Setelah Anna mundur, Supendi otomatis menjadi Plt Bupati Indramayu. Supendi kemudian dilantik definitif menjadi Bupati Indramayu pada 7 Februari 2019. Supendi juga tercatat sebagai Ketua DPD Golkar Indramayu.
Namun ironisnya 8 bulan setelah dilantik, Supendi ditangkap KPK.
