Rekaman Suara Modus Agus Buntung ke Korban: Hati Saya Jatuh di Sini, Dek

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Agus Buntung (kiri) di Polda NTB, Senin (9/12/2024). Dok: ANTARA/Dhimas B.P
zoom-in-whitePerbesar
Agus Buntung (kiri) di Polda NTB, Senin (9/12/2024). Dok: ANTARA/Dhimas B.P

I Wayan Agus Suwartama (22 tahun) alias Agus Buntung, tidak memiliki lengan atau disabilitas. Namanya mencuat usai ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual.

Pada Senin (9/12), Agus Buntung diperiksa di Polda NTB di Mataram. Sejauh ini, korban Agus sudah 15 orang perempuan.

kumparan mendapatkan rekaman video dari pendamping salah satu korban yang ternyata merekam suara Agus Buntung saat melancarkan modus.

Sang pendamping meminta suara korban maupun perkataannya tidak dipublikasikan.

Begini kata-kata Agus:

Enam tahun saya nyari kamu, entah hati saya gimana, jatuh di sini, dek

Kakak cantik, jangan, mohon saya ... saya percaya kakak bisa.

Punya ilmu, kan? Kakak ndak perlu insecure, buktiin bahwa kakak itu bisa.

Enam tahun saya nyari kamu, tanpa saya sadarin ke mana saya nyari orang yang bisa mengerti, entah hati saya gimana, jatuh di sini, dek.

Saya enggak senang orang lemah ... .

Kakak ... salat pasti tidak bisa salat karena ada ganjelan. Kenapa saya tahu, karena saya tahu, baca ini, baca itu, kakak dari mana?

[Korban menjawab]

Agus Buntung. Dok: kumparan

Saya bukan mengarang, buktiin kalau saya bohong

Kakak kan perjuangan kakak, ya Allah, hanya hidup sendiri, berjuang sendiri, nekat gara-gara hal sepele.

Kakak mau nekat lagi? Bisa gak aku minta jangan nekat? Tobat lah.

Ih sumpah kakak hindu ya, nyawa kasih kakak, biar tahu bahwa kakak itu berarti bagi dunia ini. Kakak akan jadi orang yang tertinggi besok.

Saya bukan mengarang, buktiin kalau saya bohong. Kapanpun kamu ketemu saya kamu bisa bunuh saya.

Tapi ku mohon, jangan kamu buat dirimu yang tidak-tidak.

Walau kita berdua di kamar, saya tidak bisa apa-apa, saya bukan kayak cowok-cowok lain

Setengah percaya, sedikit pecaya, itu pikiranmu sekarang karena kamu baru kenal saya.

Saya bisa baca langsung kok. Bingung kenapa saya ngomong gini, kamu kira saya modus sama kayak cowok-cowok yang lain.

Buktinya dia (cowok lain) ngerusak kamu.

Saya langsung to the point, biar kamu tidak bilang saya ngerusak.

Walaupun kita berdua di kamar, saya tidak bisa apa-apa, saya masih dimandiin mama, saya bukan sama kayak cowok-cowok yang lain, karena cowok-cowok itu hanya manfaatin kamu. Dari mana saya tahu? Itu pikiran. Kamu mau berubah atau tidak. Kalau kamu tidak mau berubah, saya pergi. Tapi kalau kamu mau berubah, saya akan tetap di sini dengan mengasih tahu bagaimana cara kesuksesan kamu. Percaya sama adanya Allah? Allah itu satu atau enam?

[Korban menjawab]

Itu ada di kamu. Di mana Allah? Di atas? Enggak, tapi ada di hati kamu. Allah SWT tidak pernah tidur.

Sekali lagi cek identitas saya coba, biar kamu semakin percaya. Saya guru terbaik yang di Lombok. Cuman saya sakit tangan ketika orang lemah gara-gara... [rekaman terhenti]