Rekomendasi Mukernas PKB: Pileg dan Pilpres 2029 Dipisah Waktunya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers hasil Mukernas PKB di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (24/7). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers hasil Mukernas PKB di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (24/7). Foto: Haya Syahira/kumparan

PKB telah menetapkan hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-26. Salah satunya mengusulkan Pilpres dan Pileg 2029 dipisah.

"Salah satu rekomendasi eksternal tadi disampaikan oleh Pak Jazilul menyangkut soal usulan PKB untuk mendorong revisi paket UU Politik," kata Wasekjen PKB Syaiful Huda di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (24/7).

"Isinya salah satunya adalah PKB mendorong supaya pelaksanaan Pilpres dan Pileg dipisah pada tahun 2029 yang akan datang," imbuhnya.

PKB juga merekomendasikan agar pemerintah menyediakan dana abadi untuk parpol.

"Yang kedua sebagai rekomendasi dari KPK menyangkut soal kesehatan parpol, pemerintah perlu mengalokasikan dana abadi untuk parpol," tuturnya.

Suasana perayaan hari lahir (harlah) ke-26 PKB di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2024). Foto: Zamachsyari/kumparan

Selain itu Mukernas juga memutuskan soal agenda Muktamar PKB berikutnya.

“Mukernas memutuskan menggelar Muktamar PKB yang ke-6 pada akhir tahun setelah pelaksanaan Pilkada Serentak 2024,” kata Waketum PKB Jazilul Fawaid di lokasi yang sama.

Muktamar merupakan agenda musyawarah tertinggi PKB yang digelar 5 tahun sekali. Dalam Muktamar rutin dilakukan pemilihan ketua umum yang akan menjabat untuk periode 5 tahun.

Hanya saja, saat ditanya mengenai garis besar agenda saat Muktamar nanti, Jazilul tidak menyebutkan adanya agenda pemilihan ketua umum.