Rekon Penembakan di Kelapa Gading: Pelaku Beri Rp 200 Juta untuk Bunuh Sugianto

Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi pembunuhan pengusaha Sugianto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Dalam rekonstruksi tersebut, polisi menghadirkan 12 tersangka termasuk Nur Luthfiah selaku pegawai yang juga otak pembunuhan.
Dalam video yang diterima kumparan, tampak Nur Luthfiah memberikan uang Rp 200 juta ke suami sirinya, Ruhiman, sebagai biaya merancang penembakan di Kelapa Gading. Hal itu merupakan adegan keempat.
Setelah itu, tampak para pelaku pembunuhan melakukan pertemuan di salah satu lokasi. Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Nur Luthfiah setelah dihubungi oleh salah satu pelaku.
Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin mengatakan, usai melakukan penembakan, para pelaku menerima hasil. Dalam rekonstruksi tersebut, terungkap adegan saat penyerahan senjata api ke eksekutor pembunuhan.
“Pasca eksekusinya yaitu dengan membagikan hasil maupun upah dari eksekusi itu sendiri,” kata Jean Calvin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (25/8).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunu menyebut, sebanyak 34 adegan diperagakan dalam rekonstruksi tersebut. Sedangkan untuk adegan eksekusi akan dilakukan di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
“Ada 3 bagian. Pertama bagaimana para pelaku merencanakan, kemudian kedua eksekusi di Kelapa Gading, dan pasca eksekusi tersebut. Di tempat sini ada 34 adegan,” ujar Yusri.
Otak Penembakan Karyawan Perempuan Sugianto
Sebelumnya diberitakan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, Nur Luthfiah sudah menyiapkan uang Rp 200 juta dalam menyiapkan 'pasukan' untuk membunuh Sugianto. Nur meminta tolong kepada suami sirinya, Ruhiman, untuk mencari orang yang bisa mengeksekusi Sugianto.
“Tersangka NL sudah menyiapka Rp 200 juta untuk mencari pembunuh bayaran," kata Nana saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (24/8).
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
