News
·
7 Juli 2021 20:36
·
waktu baca 1 menit

Rektor Unnes soal BEM Kritik Ma'ruf-Puan: Kami Ajarkan Mahasiswa untuk Cerdas

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Rektor Unnes soal BEM Kritik Ma'ruf-Puan: Kami Ajarkan Mahasiswa untuk Cerdas (139791)
searchPerbesar
Rektor UNNES Prof. Dr. Fathur Rokhman. . Foto: Instagram/Fathur Rokhman
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur Rokhman buka suara soal Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kampusnya yang mengunggah kritikan terhadap Wapres Ma'ruf Amin dan Ketua DPR Puan Maharani.
ADVERTISEMENT
BEM Unnes menyebut Ma'ruf sebagai King of Silent dan Puan sebagai Queen of Ghosting.
Fathur mengatakan kampusnya selalu mengajarkan mahasiswa untuk cerdas, berkarakter. Termasuk dalam berliterasi digital yang cerdas dan menjunjung etika.
"Unnes selalu mengajarkan mahasiswa untuk cerdas, dan berkarakter termasuk dalam berliterasi digital yang cerdas dan menjunjung etika," ujar Fathur melalui pesan WhatsApp, Rabu (7/7).
"Saat ini menjadi perjuangan yang berat apalagi dengan situasi perkuliahan daring," lanjut Fathur.
Fathur saat ditanya apakah benar, dia memanggil Ketua BEM Unnes Wahyu Suryono Pratama terkait kritik itu, dia hanya menjawab, "Kami fokus penangan dosen, tendik (tenaga pendidik) dan mahasiswa yang terpapar COVID-19," kata dia.
BEM Unnes ikut mengkritik pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Sebelumnya, kritik terhadap pemerintah sudah lebih dulu disampaikan oleh BEM UI dan BEM UGM.
ADVERTISEMENT
BEM UI menyebut Jokowi king of lip service sedangkan BEM UGM menyebut Jokowi Presiden Orde 'Paling' Baru.
Namun kini, BEM Unnes tidak hanya mengkritik Jokowi tapi juga Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Ketua DPR RI Puan Maharani.
Dalam postingan di akun Instagram @bemkmunnes pada Selasa (6/7) malam, mereka menyebut Ma'ruf Amin sebagai 'King of Silent. Sedangkan Puan disebut 'The Queen of Ghosting'.
Belakangan, akun Instagram @bemkmunnes itu sudah tidak ada alias hilang.