News
·
14 Januari 2021 1:43

Rektor USU Prof Runtung Sitepu Diterpa Isu Plagiarisme

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Rektor USU Prof Runtung Sitepu Diterpa Isu Plagiarisme (129953)
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Runtung Sitepu. Foto: Dok. USU
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Runtung Sitepu dan sejumlah dosen diterpa isu plagiarisme. Kabar ini menguak setelah masyarakat membuat pengaduan melalui aplikasi lapor.go.id.
ADVERTISEMENT
Laporan itu kemudian didisposisi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Universitas Sumatera Utara, dan Kabupaten Karo.
Sejumlah nama yang terlibat atas dugaan plagiarisme ini tercantum dalam surat 281/UNS.1. R2/SDM/2021, Senin (11/1).
Surat itu berisi pengaduan di lapor.go.id yang ditandatangani Wakil Rektor II Prof Muhammad Fidel Ganis Siregar sebagai bentuk laporan ke Rektor USU.
Nama-nama yang diduga melakukan plagiarisme yakni Rektor USU Runtung Sitepu, Mahyuddin Nasution, Farhat, Maria Kaban, Kharisma Prasetya Adyatma, Fauriski F Prapiska, Ginanda Putra Siregar, dan Syah Mirsya Warli.
"Kami serahkan berkas laporan ini ke Rektor USU untuk dapat ditindaklanjuti selama kurun waktu yang telah ditetapkan oleh lapor.go.id yaitu 50 hari," tulis surat tersebut.
Rektor USU Prof Runtung Sitepu Diterpa Isu Plagiarisme (129954)
Surat lapor.go.id yang dilaporkan Wakil Rektor USU II Prof Fidel ke Rektor USU Runtung Sitepu Foto: Dok. Istimewa
Rektor USU Runtung Sitepu saat dikonfirmasi soal laporan tersebut belum memberikan jawaban, begitu juga dengan Profesor Fidel Ganis.
ADVERTISEMENT
Jabatan Runtung sendiri akan selesai pada Januari 2021. Dia akan digantikan oleh Rektor terpilih Muryanto Amin. Namun, hingga saat ini, Muryanto Amin juga diterpa isu self-plagiarism.
Self-plagiarism adalah pemakaian lagi karya sendiri secara signifikan, identik, atau mendekati identik, tanpa memberi tahu tindakan itu atau tanpa merujuk karya aslinya.
Muryanto dilaporkan oleh masyarakat ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 6 Desember 2020. Kemendikbud kemudian melaporkan hal tersebut ke Rektorat USU.
Runtung Sitepu saat itu langsung membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan kasus plagiat tersebut. Tim khusus penelusuran dugaan plagiarisme itu dipimpin oleh Jonner Hasugian yang merupakan dosen jurusan Ilmu Perpustakaan di USU.
"Dari hasil penelusuran dan pengujian, ada dugaan self-plagiarism oleh yang bersangkutan,” ujar Rektor USU yang masih menjabat, Runtung Sitepu, kepada kumparan, Minggu (20/12).
Usai dikaji tim khusus, Rektorat, sesuai statuta USU, meminta pertimbangan ke Dewan Guru Besar (DGB). DGB lalu meminta guru besar di Komisi 1 USU untuk membahas karya ilmiah yang diduga hasil plagiarisme tersebut.
ADVERTISEMENT
Mengenai keputusan apakah karya ilmiah itu plagiat atau tidak, kata Runtung, saat itu masih dalam pengkajian.
“Dalam waktu dekat ini, DGB akan mengadakan rapat pleno, untuk memutuskan dan memberikan masukan kepada rektor,” ujar Runtung.
Namun hingga saat kini hasil pertemuan guru besar soal self plagiarisme Muryanto Amin belum disampaikan.