Relawan Gerram Pimpinan Sofjan Jacoeb Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Purn Sofjan Jacoeb (tengah) diacara Gerakan Relawan Gerram deklarasikan dukungan kepada Prabowo-Sandi. (Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Purn Sofjan Jacoeb (tengah) diacara Gerakan Relawan Gerram deklarasikan dukungan kepada Prabowo-Sandi. (Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan)

Gerakan Relawan Rakyat Adil dan Makmur (Gerram) mendekalarasikan dukungannya kepada capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Anggota kelompok relawan ini adalah para purnawirawan Polri dan tokoh masyarakat dari sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

"Gerakan ini disponsori oleh para purnawirawan Polri kemudian juga dari tokoh-tokoh masyarakat, dari LSM yang bergabung menjadi satu untuk mendukung kemenangan Prabowo-Sandi menjadi presiden RI 2019-2024," kata Ketum Gerram Komjen Pol (Purn) Moch. Sofjan Jacoeb, di Jalan Bangka, Jakarta Selatan, Rabu (17/10).

Sofjan Jacoeb yang merupakan mantan Kapolda Metro Jaya mengatakan, dukungan kepada Prabowo-Sandi diberikan karena kondisi bangsa yang memprihatinkan. Menurutnya, pemerintah saat ini gagal membawa perubahan atas nasib bangsa.

"Kami melihat kondisi saat ini yang sulit. Semua mahal, listrik mahal, air mahal, semua belanjaan mahal, mahal semua. Ini berarti pemerintahan ini sudah salah urus. Ini harus bisa ada perubahan membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik segera," ujarnya.

Selain memberikan dukungan, Sofjan menuturkan Gerram akan merapatakan barisan untuk mengawal suara Prabowo-Sandi dalam pemungutan suara mendatang.

"Berdasarkan pengalaman kami selaku purnawirawan Polri yang telah merasakan banyak asam garam di daerah, tentu kami akan ikut serta mengamankan suara dari Prabowo-Sandi, baik itu mulai dari TPS terus sampai ke atas," kata dia.

Untuk mengamankan suara, kata Sofjan, relawan dari berbagai daerah akan turun langsung selama pemunguatan suara berlangsung.

"Kami coba untuk masuk bersama-sama dengan para relawan-relawan yang militan. Yang kami koordinir. Itulah dari pada gerakan ini," tutupnya.