Remaja Pemotor Bonceng 3 di Pasar Minggu Tabrak Kurir: 2 Orang Terkapar Berdarah

3 remaja—1 di antaranya perempuan—yang naik motor Honda BeAT pelat nomor B 4898 TWV menabrak pemotor Honda Vario B 3266 SFO, di Jalan Raya Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (8/7) pukul 21.55 WIB.
2 dari 3 remaja tersebut terkapar di aspal dengan darah bercucuran di area kepala hingga kaki.
Satria (15 tahun), merupakan satu-satunya remaja yang tidak terkapar.
Satria menuturkan, kecelakaan terjadi saat mereka melaju ke arah rumah di Jati Padang. Temannya ngebut lalu menabrak motor di depannya.
"Kan (bonceng) bertiga nih, saya pegang hp lagi kamerain, cuman gak sempat, hpnya saya matiin, pas di depan saya bilang, 'Raf! Raf! Awas ada motor!' Dia langsung ngerem terus udah langsung keburu nabrak, jatuh," kata Satria di lokasi.
"Setelah tabrakan, saya ketiban dua-duanya, tapi saya enggak kenapa-napa," ujarnya.
Satria menjelaskan, yang mengemudikan motor adalah temannya, sedangkan remaja perempuan tersebut adalah pacar temannya.
Satria tidak terluka, namun merasa sakit di kepala.
Kurir Anteraja Ditabrak
Motor 3 remaja itu menabrak motor milik Dwi (38), yang berprofesi sebagai kurir Anteraja. Saat peristiwa terjadi, Dwi mengenakan rompi Anteraja berwarna pink, namun ia tidak sedang bertugas.
"Tahu-tahu nabrak saya," ujar Dwi. Tidak ada luka yang signifikan, namun ia merasa bagian pantatnya sakit.
Gabrin (25), pemotor di samping Dwi, menyaksikan Dwi terpental ke sebelah kiri sehingga tubuh Dwi jatuh persis di depan motor Gabrin. "Saya langsung rem mendadak," ujar Gabrin.
"Kalau abang itu (Dwi) mentalnya ke kanan, langsung ketiban," ujar Gabrin.
"Ada teriakan perempuan terus dua cowok itu panik," lanjutnya.
Ambulans Datang
Ambulans datang pukul 22.05 WIB, mengangkut 2 remaja yang terkapar di jalan.
Kondisi lalu lintas sempat tersendat namun tidak menimbulkan kemacetan panjang.
