Rencana Pemberlakuan Sistem Ganjil-Genap di Jalur Mudik Batal

Rencana penerapan sistem ganjil-genap pelat nomor kendaraan untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi saat musim mudik lebaran tidak jadi dilaksanakan.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat menggelar rapat koodinasi persiapan angkutuan lebaran terpadu bersama Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Kakorlantas Polri Royke Lumowa, Selasa (23/5).
Baca juga: Rencana Kemenhub Berlakukan Sistem Ganjil-Genap di Jalur Mudik
"Sepertinya kita take out itu," kata Luhut saat konferensi pers di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan penerapan sistem ganjil-genap membutuhkan waktu yang lama. Selain itu, sistem tersebut juga hanya bisa diterapkan di beberapa tempat tertentu saja.
"Tapi akan kami finalisasi akhir minggu ini. Ini takut nanti tiba-tiba orang tidak terkomunikasi. Satu rombongan, masuk ke sana kan kasihan juga. Itu yang masukan dari diskusi, jadi ini yang akan kita finalisasi dulu," katanya.
Baca juga: Kemenhub Upayakan Insiden Brexit Tidak Terulang
Tak hanya itu, Budi juga mengatakan untuk penerapkan uji berkala atau KIR bagi kendaraan pribadi pun tidak akan diterapkan. "Tidak jadi, itu kan baru wacana," ujarnya.
