Rencana Penerapan Ganjil-genap di Jalur Mudik Diputuskan Lusa

18 Mei 2017 14:08 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:17 WIB
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
Suasana kawasan ganjil genap saat jam operasi (Foto: Aprilandika Pratama)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana kawasan ganjil genap saat jam operasi (Foto: Aprilandika Pratama)
Kementerian Perhubungan serius membahas wacana penerapan ganjil genap di jalur mudik. Keputusan tentang wacana tersebut akan ditentukan dalam dua hari ke depan.
ADVERTISEMENT
"Satu atau dua hari ini kita akan umumkan," kata Menteri Perhubungan Budi Karya usai konferensi pers mudik gratis di Kementerian Perhubungan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (18/5).
Saat ini, pihaknya masih mendalami dan meminta tanggapan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat. Jika dirasa dapat membantu menguraikan macet selama mudik lebaran, maka sistem tersebut akan diberlakukan. Namun bila dirasa tidak perlu, maka Kementerian Perhubungan tidak akan memaksakan.
Selain sistem ganjil-genap, Kementerian Perhubungan juga berencana menerapkan buka-tutup pada pintu tol untuk mencegah volume kendaraan masuk yang di luar kapasitas. Sejauh ini sistem tersebut cukup efektif untuk mengurai macet di jalur mudik.
"Apa yang kita lakukan itu adalah bagaimana agar mudik kali ini berjalan dengan lancar," kata Budi.
ADVERTISEMENT