Respons Ketum PKB Cak Imin soal Guyon Gus Yaqut Tak Akan Pilih Amin

14 September 2023 13:48 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Muhaimin Iskandar alias Cak Imin diajak tour Klenteng Kong Miao di TMII, Kamis (14/9/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Muhaimin Iskandar alias Cak Imin diajak tour Klenteng Kong Miao di TMII, Kamis (14/9/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan
ADVERTISEMENT
Bacawapres Abdul Muhaimin Iskandar atau yang kerap disapa Cak Imin menanggapi kelakar Menag Yaqut yang mengatakan bahwa dirinya tidak mendukung Anies-Imin alias Amin dan mengatakan bahwa bila mendukung maka bid'ah.
ADVERTISEMENT
"Apa perlu ditanggapi? Nggak ada, nggak ada, dan nggak ada substansinya. Nggak ada substansinya," ujar bacawapres yang juga kerap dipanggil Gus Imin saat dijumpai usai acara diskusi antarumat beragama di halaman Klenteng Kong Miao, TMII, Jaktim, Kamis (14/9).
"Tidak perlu ditanggapi," katanya.
Imin mengatakan bahwa Menag Yaqut sebagai salah satu kader PKB itu tidak akan mendapat teguran atas ucapannya itu.
Ketua DPP PKB Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar. Foto: Dok. Istimewa
"Ya demokrasi kan begitu, kebebasan siapa pun boleh ngomong apa pun. Itu kan pilihan politik. Setiap orang memiliki pilihan politik," sambungnya.
Selama ini santer disebut Gus Yaqut dan Cak Imin berada di circle yang berbeda.
Sebelumnya, Menag Yaqut berkelakar saat dalam Pembukaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Surabaya, Rabu (13/9).
ADVERTISEMENT
Gus Yaqut bercanda soal kata Amin yang belakangan ramai dikenal sebagai slogan bacapres-bacawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
"Karena saya enggak milih itu. Jelas, ya. Kalau ada yang masih milih itu bid'ah," ucapnya.
Cak Imin usai acara diskusi antar umat beragama di Klenteng Kong Miao TMII, Kamis (14/9/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Usai acara, wartawan bertanya soal candaan Amin disampaikan Gus Yaqut dalam sambutannya.
Ia menampik ucapan itu berhubungan dengan Pilpres 2024. Gus Yaqut mengatakan bahwa candaan 'Amin' itu merujuk pada nama Kepala Litbang dan Diklat Kemenag RI, Amin Suyitno.
“Itu nama orang, Amin Suyitno. Gimana sih kamu itu. Jangan digoreng-goreng, kamu ini goreng-goreng. Amin Suyitno nama Kepala Badan. Nggak ada hubungannya (dengan Pilpres),” kilah Yaqut.