Reza Guru Favorit Dipecat dari SDN Cibeureum 1 Diduga karena Laporkan Pungli

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Mohamad Reza Ernanda berfoto bersama murid-muridnya. Dok: Ist.
zoom-in-whitePerbesar
Mohamad Reza Ernanda berfoto bersama murid-muridnya. Dok: Ist.

Mohamad Reza Ernanda, guru honorer di SD Negeri Cibeureum 1 Kota Bogor, Jabar, diberhentikan dan kisahnya menjadi viral gara-gara pemberhentian itu disinyalir terkait dengan aksinya melaporkan pungli.

Dugaan pungli membuat Wali Kota Bogor Bima Arya mendatangi sekolah tersebut dan mendapati bahwa sekolah itu tetap memasukkan siswa kendati masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) telah ditutup.

Bima pun mengunggah percakapannya dengan kepala sekolah dalam postingan Instagram pada Senin (4/9). Berikut isinya:

Bima: Intinya, Ibu terima?

Kepala sekolah: Iya.

Bima: Ibu tahu itu salah?

Kepala sekolah: Kan karena rasa iba saja, jadi saya memutuskan menerima.

Bima: Enggak bisa, apa pun alasannya itu enggak bisa.

Kepala sekolah: Itu salah saya, mohon maaf Pak.

Masih di postingan, Bima memunculkan penjelasaan seorang guru yang mengatakan, "Saya diberikan informasi oleh operator sekolah bahwa ternyata penerimaan peserta didiknya itu ada jadi 117 Pak, jadi di luar keputusan Wali Kota. Intinya ada indikasilah Pak, yah." Guru tersebut diduga Reza.

Surat Pemberhentian Reza

Surat pemberhentian Reza pun viral. Dari surat itu, Reza disebut tidak memiliki loyalitas atau bahkan kepatuhan kepada kepala sekolah. Berikut isi lengkap surat tersebut:

Berdasarkan perbuatan ketidakpatutan yang dilakukan di bawah ini:

  1. Mengambil tanpa hak data pribadi WhatsApp kepala sekolah sehingga menimbulkan konflik internal antara kepala sekolah dengan guru-guru.

  2. Tidak memiliki loyalitas, integritas, dan nilai kepatuhan kepada pimpinan (kepala sekolah).

Maka dengan ini saya sebagai kepala sekolah memutuskan memberhentikan nama tersebut di atas dari pekerjaan sebagai guru kelas terhitung mulai tanggal 13 September 2023.

Reza Guru Favorit

Pemberhentian Reza membuat para murid menangis lantaran Reza menjadi guru favorit di sana.

Dalam video yang diterima kumparan pada Rabu (13/9), terlihat para murid itu bahkan memprotes pemberhentian Reza.