RI Kirim 46 Ton Bantuan ke Libya yang Diterjang Bencana Banjir: Rendang-Tenda

2 Oktober 2023 3:40 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tim penyelamat dan anggota Bulan Sabit Merah Libya mencari mayat di pantai, pasca banjir di Derna, Libya, Sabtu (16/9/2023). Foto: Ayman Al-Sahili/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Tim penyelamat dan anggota Bulan Sabit Merah Libya mencari mayat di pantai, pasca banjir di Derna, Libya, Sabtu (16/9/2023). Foto: Ayman Al-Sahili/REUTERS
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada Libya yang diterjang bencana banjir parah. Bantuan tersebut diberangkatkan pada hari ini, Senin (2/10) dini hari.
ADVERTISEMENT
Plt Deputi Bidang Pemerataan Pembangunan dan Penanggulangan Bencana Kemenko PMK, Sorni Paskah Daeli, mengatakan bantuan ini disalurkan karena melihat parahnya bencana di Libya.
"Sedikitnya ada 5 kota dan 884.000 orang terdampak banjir tersebut. Hingga saat ini tercatat lebih dari 4.200 jiwa meninggal dunia, 9.000 orang dinyatakan menghilang lebih dari 40.000 orang mengungsi serta ribuan bangunan rusak parah," kata dia mewakili Menko PMK Muhadjir Effendy, dalam konferensi pers penyerahan bantuan di Bandara Soekarno-Hatta.
Sorni mengatakan, Indonesia sebagai salah satu negara sahabat Libya turut ikut serta meringankan penderitaan masyarakat di sana. Total ada puluhan ton bantuan yang diberangkatkan ke Libya.
"Pemerintah Indonesia akan kirimkan 27 jenis bantuan logistik, berat lebih dari 46 ton senilai lebih dari Rp 13,9 miliar," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Adapun bantuan yang dikirimkan tersebut mulai dari tenda pengungsi, makanan siap saji, penyuling air, pakaian anak dan dewasa, disinfektan, rendang, paket kesehatan, makanan pendamping ASI, hingga logistik lainnya.
"Pemerintah Indonesia juga mengirimkan tim delegasi, dan kami harapkan tim ini dapat melaksanakan tugas dengan baik dan lancar di Libya dan kembali ke tanah air dengan selamat," pungkas Sorni.
Pemandangan dari udara menunjukkan kehancuran pasca banjir di Derna, Libya 16 September 2023. Foto: Zohra Bensemra/REUTERS
Salah satu wilayah terdampak parah bencana di Libya adalah Kota Derna. Wilayah di bagian timur Libya ini yang paling terdampak badai Daniel hingga memicu banjir bandang dan tanah longsor.
Menurut data Bulan Sabit Merah Libya per tanggal 14 September 2023, sebanyak 11.300 orang di Derna telah meninggal akibat banjir dan 10.100 lainnya dilaporkan masih hilang. Di luar Derna, sekitar 170 orang dilaporkan turut tewas.
ADVERTISEMENT