Rian Ernest Keluar dari PSI: Indonesia Perlu Cara Berpolitik Lebih Baik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua DPP PSI, Rian Ernest. Foto: Faisal Rahman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua DPP PSI, Rian Ernest. Foto: Faisal Rahman/kumparan

Politikus muda Rian Ernest keluar dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Tetapi ia memastikan tak akan mundur dari dunia politik. Rian berkomitmen untuk terus berupaya membawa politik Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Negara besar berpotensi luar biasa seperti Indonesia perlu cara-cara berpolitik yang lebih baik. Karena itu saya Rian Ernest akan tetap di jalur politik dan saya akan terus membutuhkan bantuan anda untuk menjadi politisi yang lebih baik, yang lebih bermanfaat bagi rakyat," kata Rian melalui video yang diunggah di medsosnya, Kamis (15/12).

Rian mengatakan keputusan mundur dari PSI berat. Namun, ia memandang ini keputusan yang tepat demi langkah politiknya di masa depan.

Di satu sisi, Rian belum mengungkap hendak berlabuh ke mana untuk melanjutkan karier politiknya.

"Meski berat, saya meyakini ini adalah keputusan yang benar demi langkah politik saya ke depannya,"

- Rian.

"Semoga para saudara dan sahabat sekalian terus mendukung, mengawasi, dan memberi masukan kepada saya Rian Ernest kemanapun langkah politik saya selanjutnya. Khususnya kepada para sahabat di Pemilihan DPR Jakarta Timur 2019 lalu," tandasnya.

Ernest belum menjelaskan ke mana dia akan berlabuh.

Giring Temui Gibran di Solo Foto: Dok. Istimewa

Sementara itu, Ketum PSI Giring Ganesha santai menanggapi beberapa kader teras PSI yang hengkang belakangan ini. Menurutnya, PSI tak kekurangan kader-kader muda dan akan semakin besar jelang 2024.

"Tolong dicatat, kami akan besar dengan mereka (politikus muda) semua," kata Giring saat dihubungi, Kamis (15/12).

Sebelum Rian, beberapa politikus muda dan pengurus PSI juga memutuskan mundur. Mulai Surya Tjandra, Tsamara Amany, Sunny Tanuwidjaja, hingga Michael Victor Sianipar.