Ribka Tjiptaning: Coba Menkes Makan Cacing di Makarel

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ribka Tjipaning, Komisi IX DPR RI. (Foto: Adhim Mugni Mubaroq/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ribka Tjipaning, Komisi IX DPR RI. (Foto: Adhim Mugni Mubaroq/kumparan)

Menteri Kesehatan Nila Moeloek berpendapat cacing yang ditemukan dalam olahan ikan makarel kalengan tak berbahaya. Cacing di makarel kalengan dari puluhan merek yang disita BPOM itu, menurutnya mengandung protein dan akan mati setelah dimasak.

Mengomentari pernyataan Nila, Anggota Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning menantang Nila mengkonsumsi cacing untuk meyakinkan masyarakat. Ribka sendiri mengaku ragu cacing punya kandungan zat yang menyehatkan. Ia juga tak yakin cacing bisa cepat mati.

"Bu Menkes saja yang suruh makan cacing itu (di makarel kaleng), baru suruh rakyatnya. Jangan asal ngomong saja," ucap Ribka usai diskusi 'Berburu Suara Buruh di Tahun Politik' di Studio Kopi Sang Akar, Tebet Dalam, Jakarta Selatan, Sabtu (31/3).

"Cacing itu kan parasit, itu tidak bisa gampang dimatikan, itu juga akan merongrong jantung, hati dan lain-lain. Yang di dalam kaleng itu berbahaya, dia sudah melalui proses beberapa kali sterilisasi tapi masih hidup," imbuh politikus PDIP itu.

Ribka yang juga merupakan seorang dokter ini, meminta Menkes dan BPOM menuntaskan penarikan produk-produk makerel kalengan tersebut. Menurutnya hingga kini, masyarakat masih banyak menemukan produk tersebut di pasaran.

"Saya tadi malam di pasar Ciledug, itu di satu swalayan masih menemukan (produk ikan) makarel kalengan itu, masih dijual belum ada penarikan," ujar Ribka.

Adapun pendapat Nila soal cacing di makerel kalengan tak bermasalah itu, diutarakannya pada Kamis (29/3) lalu di Gedung DPR. “Setahu saya itu kan enggak dimakan mentah, digoreng lagi, atau dimasak lagi, (tentu) cacingnya mati lah,” ucap Nila.

“Cacing itu sebenarnya isinya protein, saya kira kalau sudah dimasak enggak jadi masalah,” imbuhnya.