Ribuan Kadet Unhan RI Akan Mengabdi di Sekolah Rakyat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho mengumumkan kerja sama pengabdian 1.289 kadet Unhan sebagai kakak asuh dan role model karakter di Sekolah Rakyat di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto: Kemensos RI
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho mengumumkan kerja sama pengabdian 1.289 kadet Unhan sebagai kakak asuh dan role model karakter di Sekolah Rakyat di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto: Kemensos RI

Kementerian Sosial bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan memperkuat pendidikan karakter dan kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat melalui program pengabdian Kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).

Sebanyak 1.289 kadet Unhan direncanakan mengabdi di Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia pada 12-24 Oktober 2026 mendatang. Mereka akan didampingi 236 pengasuh, sehingga total personel yang terlibat sebanyak 1.525 orang.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya Kemensos memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat, khususnya dalam membentuk karakter dan kedisiplinan siswa.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho mengumumkan kerja sama pengabdian 1.289 kadet Unhan sebagai kakak asuh dan role model karakter di Sekolah Rakyat di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto: Kemensos RI

“Kita memerlukan role model yang bisa jadi contoh bagi siswa Sekolah Rakyat yang datang dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda. Lebih-lebih anak-anak kita ini, adalah siswa ‘istimewa’ dengan beragam kemampuan, (dan) beragam kebiasaan,” kata Gus Ipul didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, siswa Sekolah Rakyat tidak melalui tes akademik. Penjangkauan siswa dilakukan berdasarkan desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga siswa yang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat memiliki kemampuan dan kebiasaan yang beragam.

Karena itu, penguatan kedisiplinan perlu dilakukan secara terus-menerus dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.

Gus Ipul mengatakan, para kadet Unhan nantinya diharapkan menjadi kakak asuh bagi siswa Sekolah Rakyat. Mereka akan hadir selama dua pekan sebagai sahabat belajar, teladan, sekaligus pendamping kegiatan siswa.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho mengumumkan kerja sama pengabdian 1.289 kadet Unhan sebagai kakak asuh dan role model karakter di Sekolah Rakyat di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto: Kemensos RI

Para kadet juga akan mendampingi penguatan karakter yang mencakup penanaman disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kepemimpinan, dan cinta tanah air. Pendampingan dilakukan melalui keteladanan dan kegiatan ramah anak, tanpa kekerasan fisik maupun seksual, perundungan (bullying), serta tanpa intoleransi.

Selain penguatan karakter, kadet Unhan juga akan menjadi role model belajar bagi siswa untuk mencapai cita-cita. “Kita berharap kadet Unhan menjadi role model belajar untuk mencapai cita-cita. Membantu pembelajaran, keterampilan komunikasi, serta kelas inspirasi agar siswa lebih percaya diri dan berani merancang masa depan,” jelas Gus Ipul.

Kegiatan ini juga memberikan peluang bagi siswa Sekolah Rakyat yang memiliki minat dan bakat untuk melanjutkan pendidikan di Unhan. Mereka akan mendapatkan pendampingan dan bimbingan untuk mempersiapkan diri memenuhi persyaratan masuk Unhan.

“Bagi siswa yang memang berminat, akan dilakukan pendampingan, bimbingan, agar nanti pada saatnya bisa memenuhi syarat sebagai mahasiswa Unhan. Karena tentu kalau menjadi mahasiswa Unhan, memerlukan syarat-syarat yang harus dipenuhi,” kata Gus Ipul.

Sementara itu, Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian Unhan dalam mendukung pendidikan di Sekolah Rakyat. Pelaksanaannya dilakukan atas perintah Menteri Pertahanan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho mengumumkan kerja sama pengabdian 1.289 kadet Unhan sebagai kakak asuh dan role model karakter di Sekolah Rakyat di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto: Kemensos RI

“Kegiatan pengabdian kadet Unhan direncanakan 12-24 Oktober 2026, akan melibatkan 1.289 kadet Unhan dan 236 pengasuh,” jelas Anton.

Dalam kegiatan tersebut, para kadet akan memberikan sejumlah materi pendidikan karakter, antara lain etika dalam bersikap, berbicara dan bertindak, tata cara berpakaian seragam dan berpenampilan rapi, Peraturan Urusan Dalam (PUD), penataan pakaian dalam lemari, kepemimpinan, serta motivasi diri.

Siswa juga akan mendapatkan pembekalan mengenai wawasan nusantara, bela negara, cinta tanah air, sejarah perjuangan bangsa Indonesia, serta keterampilan kepramukaan.

“Semua materi itu bersifat dasar dan harapan kami bisa memotivasi para siswa Sekolah Rakyat ini dan mereka bisa tampil percaya diri, disiplin, dan kita harapkan nanti menjadi generasi penerus kita di masa yang akan dating,” pungkasnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho mengumumkan kerja sama pengabdian 1.289 kadet Unhan sebagai kakak asuh dan role model karakter di Sekolah Rakyat di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto: Kemensos RI

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Staf Ahli Menteri Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Afrizon Tanjung, Wakil Rektor I Unhan Mayjen TNI Priyanto, Wakil Rektor II Marsekal Muda TNI Yusran Lubis, dan Kepala Lembaga Pengembangan Pertahanan Negara (LPPN) Unhan Mayjen TNI Endro Satoto.