Ridwan Kamil Bahagia Survei Partai Buruh Sebut 87,5% Buruh Jakarta Dukung RIDO
·waktu baca 2 menit

Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil, menghadiri deklarasi dukungan Partai Buruh kepada pasangan Ridwan Kamil dan Suswono (RIDO) di Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Jakarta Utara, Jumat (11/10).
Kunjungannya ke Partai Buruh didampingi oleh Ketua Tim Sukses Pasangan RIDO, Riza Patria. Seusai menghadiri acara deklarasi, eks Gubernur Jabar tersebut mengaku bahagia dengan hasil survei Partai Buruh kepada pasangan RIDO.
Hasil survei Partai Buruh mengungkapkan 87,5 persen buruh di Jakarta mendukung pasangan calon gubernur nomor urut 1 itu.
“Ya, jadi saya yang terasa di pikir dan hati saya adalah bahagia bahwa Partai Buruh mendeklarasikan dukungan. Nah, yang saya juga bahagia, tolong dicatat 87,5 persen buruh, ya, di Jakarta, bukan anggota Partai Buruh. Buruh di Jakarta yang disurvei oleh tim survei Partai Buruh, menyatakan mendukung pasangan RIDO,” kata Ridwan Kamil di depan Gedung KNPI, Pulo Gadung, Jakarta Utara, Jum’at (11/10).
“Nah, itu berita terbaik hari ini yang saya dengar. Mudah-mudahan angka itu mengerucut pada pemenangan satu putaran,” tambah dia.
Ridwan Kamil ungkapkan tidak menyangka Said Iqbal selaku Presiden Partai Buruh dapat mengingat peristiwa ketika dirinya turun mendengarkan aspirasi masyarakat atas upah minimum Omnibus Law.
“Yang saya tidak duga, Pak Said Iqbal punya catatan yang saya juga kadang-kadang sudah lupa ya. Kenapa? Karena memang setiap hari pemimpin itu kan ngurusin masalah. Dan apa pun keputusannya, dasarnya itu tentang keadilan. Nah, jadi dirasa kurang adil, saya juga kadang-kadang berseberangan. Jika itu sudah adil, ya kadang-kadang kita meneruskan,” ujar RK.
Pada kesempatan yang sama, Said Iqbal membeberkan alasan mendukung pasangan RIDO akibat adanya desakan dari Perserikatan Buruh Jakarta.
Dari ketiga pasangan calon di Jakarta, Said Iqbal menyebutkan hanya Ridwan Kamil yang memiliki rekam jejak sebagai gubernur yang berani mengeluarkan keputusan ketika demonstrasi Omnibus Law.
“Nah, 95% serikat buruh yang ada di Jakarta menyalurkan aspirasi pada Partai Buruh untuk memastikan mendukung Ridwan Kamil Suswono nomor urut 1. Dengan dasar pertimbangan itulah, kemudian Partai Buruh rapat dan memutuskan mendukung Ridwan Kamil,” ucap Said Iqbal.
“Satu-satunya gubernur saat itu, Pak Ridwan Kamil, gubernur Jawa Barat. Saat itu, mengeluarkan keputusan yang penuhi tingkat baik dengan tetap mempertimbangkan dunia usaha, yaitu namanya upah minimum di atas 1 tahun,” sambungnya.
Sebelumnya, Partai Buruh sempat menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Jakarta periode 2024-2029. Menjelang penutupan pendaftaran Gubernur Jakarta, Anies Baswedan batal mencalonkan diri akibat kurangnya dukungan suara dari partai politik.
