news-card-video
13 Ramadhan 1446 HKamis, 13 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Ridwan Kamil Ingatkan TKD Prabowo di Jabar Tak Terlena dengan Hasil Survei

9 Desember 2023 1:47 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Ridwan Kamil menjawab pertanyaan di acara Info A1 di kumparan, Jakarta, Kamis (30/11). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Ridwan Kamil menjawab pertanyaan di acara Info A1 di kumparan, Jakarta, Kamis (30/11). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
ADVERTISEMENT
Ketua TKD Prabowo-Gibran Jabar, Ridwan Kamil atau Emil, menyebut hasil survei paslon nomor urut 02 itu di Jawa Barat sudah begitu baik. Meski demikian, ia meminta agar timnya tak terlena dan tak takabur menyikapi hasil tersebut.
ADVERTISEMENT
"Semua hadir menyatukan langkah untuk mengamankan (Prabowo dan Gibran) yang tersurvei sudah cukup baik, kami tidak boleh takabur dan terlena," kata Emil dalam kegiatan rapat koordinasi wilayah dengan 27 TKD kabupaten dan kota se-Jawa Barat di Kota Bandung, Jumat (8/12).
Dalam kegiatan itu, Emil pun mengkonsolidasikan arah gerak dan strategi pemenangan pasangan. Dia meyakini timnya masih bersemangat untuk memenangkan pasangan Prabowo dan Gibran.
"Insya Allah dengan kekompakan dan semangat persatuan kemenangan pasangan Prabowo dan Gibran Insya Allah bisa kita buktikan," kata Kang Emil.
Sebelumnya diberitakan, Emil menargetkan pasangan Prabowo dan Gibran dapat mendulang suara hingga 60 persen di Jabar.
Emil pun memaparkan survei internal yang dilakukan oleh pendukung Prabowo dan Gibran. Hasilnya, survei terkini, pasangan Prabowo dan Gibran sudah meraih 52 persen suara di Jabar.
ADVERTISEMENT
Jika 60 persen suara di Jabar dapat diperoleh kemudian ditambah suara dari pendukung Jokowi, menurut Emil, maka bukan hal mustahil pasangan Prabowo dan Gibran akan memenangkan pilpres hanya dalam satu putaran. Apabila digelar dua putaran, ia menilai, pilpres akan melelahkan dan memakan biaya yang banyak.