Ridwan Kamil Minta Warga Jakarta Tak Datang ke Jabar Selama PSBB Ketat

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi: Puncak Bogor Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Puncak Bogor Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya

Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau akrab disapa Emil mengimbau kepada warga di DKI Jakarta agar tak datang berwisata ke wilayah Jabar untuk sementara ini. Diketahui, Jakarta sudah menerapkan PSBB secara ketat. Terkait imbauan itu, dia mengaku sudah melakukan koordinasi.

"Kami mengimbau warga Jakarta selama PSBB ketat ini jangan dulu bepergian, atau berwisata ke Jawa Barat ya. Karena itu hampir lebih dari 70 persen di Puncak Bogor kan warga Jakarta," kata dia di Puskesmas Garuda, Senin (14/9).

"Kalau gitu (berwisata ke Jabar) kan sama dengan tidak mengetatkan hanya memindahkan interaksi pergerakan, nah itu yang kami sudah melakukan koordinasi," lanjut dia.

Emil menambahkan, Pemprov Jabar melalui Dinas Perhubungan sedang membahas mengenai pembatasan wilayah. Selain itu, bupati dan wali kota di Jabar sedang menghitung jumlah warganya yang kerja informal di Jakarta dan terkena imbas dari pengetatan PSBB di Jakarta.

"Gara-gara PSBB ketat mereka terdampak tidak bisa berjualan dan lain sebagainya sehingga mempengaruhi ke bansosnya yang sedang kita hitung dengan Pak Sekda berapa jumlahnya. Apakah nanti selama periode ketat ini di-support oleh dana-dana provinsi atau Bodebek atau pusat," ucap dia.

Emil menilai keputusan apa pun yang diterapkan Jakarta bakal berimbas pada wilayah lainnya. Dengan begitu, koordinasi dengan pemerintah DKI Jakarta dinilai perlu agar dapat saling mendukung dalam menangani pandemi.

"Setiap keputusan di DKI pasti punya pengaruh regional juga nasional, inilah yang mudah-mudahan pasca-kemarin koordinasinya bisa lebih baik, lebih mendalam, sehingga semua saling dukung dan antisipatif ya, tidak terkesan ada perbedaan yang terlihat jadi rame," tandas dia.