Ridwan Kamil Siapkan 3 Stadion untuk Rapid Test Warga Jabar Mulai Selasa

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau Stadion Patriot Bekasi, Minggu (22/3), jelang pelaksanaan rapid test corona secara massal. Stadion Patriot akan dijadikan sebagai lokasi pelaksaan rapid test massal bagi warga Bekasi hingga Karawang.
"Kepada warga Kota dan Kabupaten Bekasi juga Karawang mulai Selasa (24/3) atau paling telat Rabu (25/3) akan dilakukan tes massal dengan metode rapid test," kata Ridwan Kamil dalam keterangan tertulisnya usai meninjau Stadion Patriot Bekasi.
Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menuturkan, ada tiga lokasi yang disiapkan untuk melaksanakan rapid test. Yakni, Stadion Patriot (Chandrabhaga) untuk warga Kota dan Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang; Stadion Pakansari untuk warga Kota Kabupaten Bogor dan Kota Depok.; dan Stadion Jalak Harupat untuk daerah lainnya.
"Gambarannya, minimal stadion ada tiga jalur masuk, jadi dia datang dites di sebuah tenda ambil sampel darahnya lalu masuk ke area tunggu tanpa harus turun dari kendaraan. Bagi yang tidak punya kendaraan, ketua RW dan Lurah wajib menyediakan kendaraan," jelas Kang Emil.
Sementara mengenai kriteria warga yang akan dilakukan rapid test dalam tahap satu, Kang Emil mengatakan, semua Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan 50 orang terdekat yang sempat melakukan kontak fisik dengan PDP dan ODP akan menjadi prioritas.
"Kriteria ke dua adalah petugas kesehatan. Dan kriteria ketiga adalah warga yang profesinya banyak berinteraksi dengan masyarakat seperti Lurah, Camat, Kiai, ulama. Tahap satu ini tidak semua akan dites karena tidak mungkin. Di Korea Selatan saja yang jumlah penduduknya 45 juta, hanya mengetes 200 ribu orang," jelas Kang Emil.
"Jadi, ada kriterianya tidak dites semua. Tetapi, setelah tahap satu selesai, seiring dengan datangnya alat tes yang lebih banyak, masuk ke tahap dua yaitu masyarakat yang ingin dites," tambahnya.
Mantan Wali Kota Bandung itu menambahkan, teknis pelaksanaan rapid test terus dibahas oleh Forkopimda Kota Bekasi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, termasuk pendataan warga. Pelaksanaan tes akan menggunakan konsep drive thru demi menghindari kerumunan saat pelaksanaan tes.
"Kalau dia negatif silakan pulang, tapi kalau positif kita tes lagi oleh metode PCR, kalau betul-betul positif tim akan membawanya ke rumah sakit," ucap Ridwan Kamil.
------
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
