Riset di Belgia: Antibodi yang Dihasilkan Vaksin Moderna 2 Kali Lipat Pfizer

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Vaksin Pfizer dan Moderna. Foto: Dado Ruvic/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Vaksin Pfizer dan Moderna. Foto: Dado Ruvic/REUTERS

Jenis vaksin COVID-19 yang telah beredar dan digunakan di dunia saat ini jumlahnya terus bertambah. Tiap vaksin tentu punya kelebihannya masing-masing. Termasuk vaksin dengan platform mRNA yaitu Moderna yang diproduksi di Amerika Serikat.

Sebuah penelitian di Belgia yang dipublikasikan pada Senin (30/8) di JAMA ini menunjukkan hasil yang baik terkait antibodi yang dihasilkan setelah seseorang divaksinasi menggunakan vaksin Moderna.

Hasilnya, vaksin Moderna ternyata meningkatkan antibodi yang dapat melawan virus corona lebih tinggi dibanding dengan vaksin Pfizer yang juga merupakan vaksin mRNA.

Dikutip dari Reuters, Kamis (2/9), penelitian ini dilakukan kepada 688 orang yang merupakan tenaga kesehatan (nakes) setelah menerima dosis kedua vaksin Moderna. Setelah diteliti, seluruh nakes tersebut punya antibodi sampai dua kali lebih tinggi daripada 959 nakes lain yang menerima vaksin Pfizer.

Akan tetapi, para peneliti tersebut masih belum mengetahui dengan jelas apakah hasil tersebut terkait dengan efikasi atau kemanjuran dari vaksin ini.

Penelitian ini juga tak memperhitungkan usia dari para nakes termasuk apakah sudah pernah terinfeksi COVID-19 sebelumnya. Terkait seberapa lama antibodi ini dapat bertahan dalam tubuh, penelitian lanjut masih harus dilakukan.

Vaksin Moderna di Indonesia sebelumnya diperuntukkan bagi booster nakes. Akan tetapi, kini masyarakat umum juga sudah bisa memperolehnya termasuk bagi para ibu hamil dan juga masyarakat dengan komorbid.