Risma Gaet 82 Pemuda di Program PENA Muda di Bandung Raya

Menteri Sosial, Tri Rismaharini menggaet 82 pemuda untuk ikut serta dalam program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) di Bandung Raya.
Program ini diselenggarakan dalam kegiatan Roadshow PENA Muda Bandung Raya di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (1/7).
"Kami punya data di dalam DTKS, karena saya melihat tidak bisa, misalkan ini keluarga miskin, langsung kita ajak bagaimana untuk keluar dari kemiskinan. Kita akan melihat mereka yang pertama dari sisi usia, yang kedua juga aksesibilitas," ujar Mensos Risma kepada wartawan di BBPPKS, Lembang, Bandung Barat, Senin (1/7).
Dalam program ini, pemuda-pemuda yang diajak Kemensos merupakan pemuda berusia 23 hingga 30 tahun, mereka juga termasuk pada pemuda yang belum bekerja atau bekerja sebagai buruh.
Data pemuda yang ikut serta program PENA Muda merupakan anak dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sehingga program ini bertujuan agar mengeluarkan mereka dari status kemiskinan secara mandiri.
"Itu yang kita ambil data itu, nah kita kumpulkan, kita buat program PENA Muda. Dengan harapan dia bisa keluar dari kemiskinan. Nah kalau dia keluar dari kemiskinan, memang kemudian tidak menghapus keluarganya itu, tapi minimal dia sudah bisa keluar dari kemiskinan," ucap Risma.
Program wirausaha ini juga terbilang variatif dan dinamis, menyesuaikan pada passion dan pengalaman dari para pemuda tersebut.
"Ini kita akan lakukan pelatihan-pelatihan, karena tadi seperti contoh biasanya mereka bisa usaha tapi karena pengelolaan keuangannya mereka tidak bisa," tuturnya.
"Nah akhirnya kemudian usaha itu tidak bisa berhasil. Makanya kita juga gandeng OJK, kita juga gandeng dari BI, kita juga gandeng dari beberapa lembaga yang mau bantu kita untuk training dan mentransformasi usaha-usaha yang mereka lakukan," tambahnya.
Khusus di wilayah Bandung Raya ini (Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) terdapat 82 pemuda yang digaet Kemensos untuk program PENA Muda ini.
"Yang di Bandung Raya ini 82, ya, totalnya 1500," ungkap Risma.
Dalam prosesnya, program PENA Muda ini melalui perjalanan yang panjang. Sebab para pemuda yang sebelumnya bekerja sebagai buruh, kini beralih pada pelatihan program wirausaha.
"Tadi kan kita lihat penampilannya mereka macam-macam kan. Tapi kemudian kita transfer mereka, karena kalau dia buruh ya maksimal UMK lah," jelasnya.
"Tapi kalau dia bekerja seperti ini, dia bahkan tadi, di Dompu itu dari Rp 100 ribu menjadi Rp 10 juta per hari. Dari Rp 100 ribu per hari menjadi Rp 10 juta per hari. Jadi artinya kemungkinannya menjadi besar," kata dia.
