Riza Patria Jelaskan Alasan Copot M Taufik, Tepis Ada Konflik Internal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPRD Fraksi Gerindra, M. Taufik, di DPRD DKI Jakarta, Senin (17/2). Foto: Efira Tamara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPRD Fraksi Gerindra, M. Taufik, di DPRD DKI Jakarta, Senin (17/2). Foto: Efira Tamara/kumparan

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerindra Jakarta yang juga Wagub DKI, Ahmad Riza Patria, membeberkan alasan dicopotnya M Taufik dari kursi Wakil Ketua DPRD DKI. Ia memastikan pencopotan tersebut bukan karena konflik internal.

“Engga ada (konflik), di internal enggak ada konflik. Partai Gerindra tidak pernah ada konflik internal,” kata Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (31/3).

Riza menegaskan, alasan pencopotan ini murni penyegaran organisasi saja. Menurutnya hal seperti ini wajar terjadi di dunia partai politik.

“Kalau pun nanti ada pergantian di alat kelengkapan dewan, seperti partai-partai lain, itu suatu hal biasa saja. Memberikan kesempatan yang lain lah,” jelas Riza.

Saat ditanya alasan spesifik, Riza juga enggan mengungkap. Dia menyebut Taufik sudah lama memimpin DPRD DKI.

"Ya enggak ada spesifik, ini sebuah pergantian seperti biasa saja karena Pak Taufik memang sudah 13 tahun ya. Partai Gerindra di DKI termasuk yang terlama luar biasa Pak Taufik memimpin DKI dengan kontribusi pengabdiannya pada partai," tegasnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria mejawab pertanyaan wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/1/2022). Foto: Haya Syahira/kumparan

Sebelumnya isu mengenai keluarnya M Taufik sudah santer dibicarakan sejak pertengahan bulan lalu.

Banyak pihak menduga Taufik menimbulkan konflik internal partai usai perkataannya yang seolah mendukung Anies Baswedan maju sebagai Presiden RI tahun 2022 saat pelantikan pengurus KAHMI awal Februari lalu.

Saat itu Taufik mendoakan negara ini akan dipimpin oleh salah satu kader HMI. Banyak yang menafsirkan omongan Taufik sebagai doa untuk Anies.

Selain itu, muncul dugaan Taufik akan hengkang dari Gerindra dan pindah haluan dan bergabung dengan partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Terkait hal ini Riza kembali menegaskan bahwa hingga saat ini Taufik masih aktif sebagai pengurus Gerindra.

“Pak Taufik tetap ya partai Gerindra di DPD membantu saya, saya ketua DPD Pak Taufik sebagai ketua penasehat,” pungkasnya.