Riza Patria Minta Dharma Jaya Jaga Kualitas Sapi Jauh dari Wabah PMK

17 Mei 2022 15:16
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
com-Ilustrasi sapi sebagai hewan kurban. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi sapi sebagai hewan kurban. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Sejumlah kasus penyebaran Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak dilaporkan terjadi di beberapa daerah. Saat ini, pemerintah pusat dan daerah sedang melakukan langkah antisipasi untuk mencegah penyebarannya.
ADVERTISEMENT
Pemprov DKI Jakarta juga tengah mengantisipasi wabah tersebut. Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, tentu saja wabah ini bisa berdampak pada nilai harga jual sapi, khususnya menjelang Idul Adha 2022.
"Itu jadi perhatian kita. Kita tahu, penyakit menular mulut dan kuku semakin meluas, semakin marak, dan ini akan berdampak pada harga jual sapi khususnya menjelang Idul Adha ya," kata Riza kepada wartawan, Selasa (17/5).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/1). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/1). Foto: Haya Syahira/kumparan
Oleh karena itu, Riza menyebut, pihaknya meminta BUMD Dharma Jaya untuk melakukan langka antisipasi untuk menjamin stok sapi.
"Di lebaran kurban ini ada peningkatan kebutuhan umumnya diikuti dengan peningkatan harga sapi, sekarang ditambah lagi, ada PMK, penyakit mulut dan kuku," jelasnya.
"Makanya kami sudah minta kepada BUMD Dharma Jaya untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi agar dapat sapi ya dengan kualitas yang baik jauh dari penyakit PMK, dan juga dengan harga yang masih terjangkau daya beli masyarakat," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, lanjut dia, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga sudah menjalani koordinasi dengan Dinas Pertanian DKI Jakarta dan Dinas Peternakan DKI Jakarta, sebagai upaya tindak lanjut terkait wabah ini.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020