RK Salat Id di Lapangan Gasibu: Perbanyak Persamaan Bukan Perbedaan

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Umat muslim melaksanakan Salat Id di Lapangan Gasibu, Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Umat muslim melaksanakan Salat Id di Lapangan Gasibu, Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melaksanakan salat Idul Fitri di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/6). Ia melaksanakan salat bersama jajaran pemerintahan provinsi Jabar serta masyarakat setempat.

Sebelum melaksanakan salat, Emil - sapaan akrab Ridwan Kamil - menyampaikan terlebih dahulu kata sambutan. Dalam kata sambutannya, Emil mengingatkan, bahwa salah satu nikmat Allah yang patut disyukuri ialah nikmat bernegara dan menjadi sebuah bangsa.

Nikmat tersebut, kata Emil, merupakan nikmat yang sangat mahal harganya. Oleh sebab itu, dia menitipkan kepada warga Jabar untuk tetap menjaga perdamaian.

"Saya ingatkan nikmat Allah mengenai nikmat berbangsa dan bernegara tidak semua negara di dunia ini diberikan kesempatan mempunyai label negara. Ini adalah nikmat Allah yang sangat mahal," kata dia.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil usai melaksanakan Salat Id di Lapangan Gasibu. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Emil pun mencontohkan negara seperti Suriah, Afghanistan, hingga Yugoslavia. Menurut dia, di negeri-negeri tersebut tidak pernah ada perdamaian karena saban hari terjadi peperangan yang tak kunjung usai hingga hari ini.

Bahkan, di Yugoslavia perang menyebabkan negeri tersebut terpecah belah.

"Allah sudah menunjukkan semasa kita hidup ada negara Afghanistan yang sampai hari ini 40 tahun perang padahal suku bangsanya hanya 6 atau 7. Allah juga sudah menunjukkan bagaimana negeri Suriah yang dulu sangat damai berperang dengan alasan masing-masing," ujar dia.

Lebih lanjut, Emil mengajak agar seluruh masyarakat lebih banyak mencari persamaan ketimbang perbedaan. Menurut dia, mencari-cari perbedaan merupakan muara dari perpecahan yang dialami oleh sebuah bangsa.

Umat muslim melaksanakan Salat Id di Lapangan Gasibu, Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

"Oleh karena itu jangan sampai nikmat Allah berbangsa dan bernegara yang diperjuangkan dengan darah dan air mata menjadi dikorbankan oleh hal-hal yang sifatnya perbedaan," tutur dia.

"Kalau dicari perbedaan sampai kapan pun akan sangat banyak dan membuat hati kita menjadi membawa dan menjaga jarak. Mari, perbanyak cari persamaan ketimbang cari perbedaan karena pasti ada perbedaan tapi mari cari kesamaan," tandas dia.

Adapun zakat fitrah, infaq, dan sedekah yang dikumpulkan oleh Pemprov Jabar pada lebaran tahun ini adalah sebesar Rp 443.213.345.896 miliar.