RK soal Tim Detektif Pencari Anak Putus Sekolah: Agar Anak Dapat Hak Sekolah

Cagub Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil, membeberkan rencananya untuk membentuk tim detektif yang bertugas mencari anak putus sekolah. Nantinya, tim detektif ini akan mencari anak-anak yang putus sekolah di sejumlah lokasi yang seringkali menjadi tempat mereka berkumpul.
“Intinya, di Jakarta tidak boleh ada anak putus sekolah. Kadang-kadang anak putus sekolah itu ketahuan rumahnya di mana, kadang-kadang tidak ketahuan. Kadang-kadang jadi anak jalanan, menggelandang di mana-mana, saya enggak mau, pokoknya tugas sekolah. Tugas anak itu sekolah, tugas orang tua kerja,” ujar Ridwan Kamil kepada wartawan, di depan kediaman Senator DPD Partai Demokrat Slyviana Murni, Pondok Duren Kelapa Sawit, Jakarta Timur, Jumat (11/10).
RK menyebut, dibentuk tim detektif pencari anak sekolah agar anak-anak bisa mendapatkan 100% hak sekolah.
“Nah kalau anak sekolah itu ketahuan tidak di rumahnya, nanti akan dibikin tim pencari anak-anak putus sekolah. Supaya di zaman kami, betul-betul 100% anak mendapatkan hak sekolah,” ujar RK.
Eks Gubernur Jawa Barat ini juga akan memberikan beasiswa kepada masyarakat menengah ke bawah yang anaknya tidak diterima di sekolah negeri. Nantinya, anak murid yang menerima beasiswa tersebut dapat menempuh pendidikan di sekolah swasta.
“Yang urusan orang menengah ke bawah, saya sudah ketemu, warga mah enggak mau pusing-pusing, makanya sekolah gratis swasta mulai tahun depan ya, mudah-mudahan buat yang punya anak bingung, enggak beruntung masuk negeri, mulai tahun depan ada anggaran, di swasta pun nanti dibiayai oleh negara,” tutur mantan Gubernur Jawa Barat.
Selain menyoroti permasalahan pendidikan, RK juga memiliki rencana tersendiri untuk mengatasi kenakalan remaja. Misalnya, mengadakan program micro library, pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan acara Car Free Night (CFN) yang dikelola oleh anak muda.
“Tapi kalau tadi sifatnya mereka enggak ada ruang ekspresi, kita kan ada program micro library, bikin RTH, beli tanah kavling, ada program car free night supaya tiap bulan di malam hari kita ada pameran UMKM, ada kegiatan pentas seni yang panitianya anak muda sehingga mengurangi tawuran, orang bengong, dan narkoba juga,” ucap RK.
