Robinson, Sopir Kontainer Berisi 39 Mayat WN China di Inggris, Ditahan

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Kontainer. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kontainer. Foto: Shutter Stock

Kepolisian Inggris akhirnya mengungkap identitas Mo Robinson (25), sopir kontainer yang belakangan diketahui memuat 39 mayat Warga Negara China. Pria asal Irlandia Utara itu ditahan atas dugaan pembunuhan.

Jenazah 31 pria dan delapan perempuan di dalam kontainer tersebut sebelumnya ditemukan pada Rabu (23/10) lalu di kawasan industri Grays, Essex, London. Meski belum diketahui penyebab pasti penemuan jenazah, namun diduga kuat kasus ini berkaitan dengan perdagangan orang.

Ilustrasi Kontainer. Foto: Shutter Stock

Dilansir Reuters, dalam penyelidikannya, polisi mengungkapkan Robinson tinggal di Portadown, Irlandia Utara. Polisi juga sudah menggeledah tiga rumah di kawasan itu yang disinyalir masih berkaitan dengan kasus ini.

Kementerian Luar Negeri China telah mengonfirmasi laporan bahwa ke-39 orang yang tewas dalam truk itu adalah warganya. Namun, mereka belum memberikan pernyataan lebih lanjut terkait hal ini.

"Kami membaca dengan hati-hati laporan tentang kematian 39 orang di Essex, Inggris," kata Kedubes. "Kami masih mengklarifikasi dan mengonfirmasi laporan yang relevan."

kumparan post embed

AFP melaporkan kontainer tersebut didatangkan dengan kapal feri dari Pelabuhan Zeebrugge, Belgia, ke Purfleet di muara Sungai Thames pukul 00.30 waktu setempat. Kapal itu lalu meninggalkan lokasi setengah jam setelahnya.

"Namun belum jelas kapan para korban ditempatkan di dalam [kontainer] dan apakah [pembunuhan] ini terjadi di Belgia," kata kantor kejaksaan federal Inggris.