Roman Abramovich Jadi Negosiator Bantu Akhiri Konflik Rusia-Ukraina

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemilik Chelsea, Roman Abramovich. Foto: Reuters / Dylan Martinez Livepic
zoom-in-whitePerbesar
Pemilik Chelsea, Roman Abramovich. Foto: Reuters / Dylan Martinez Livepic

Miliarder Rusia yang juga bos klub sepak bola Chelsea, Roman Abramovich, diminta oleh Ukraina untuk membantu negosiasi perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

Kabar ini disampaikan oleh juru bicara Abramovich pada Senin (28/2), sebagaimana dilansir sejumlah media.

“Saya dapat mengkonfirmasi bahwa Roman Abramovich dikontak oleh pihak Ukraina untuk dukungan dalam mencapai resolusi damai, dan bahwa sejak itu ia [Abramovich] telah berupaya untuk membantu,” ucap jubirnya, sebagaimana dikutip dari Reuters.

“Dengan mempertimbangkan apa yang dipertaruhkan, kami akan meminta pengertiannya mengenai mengapa kami belum memberikan komentar baik soal situasi ini maupun soal keterlibatan dia [Abramovich],” tambah dia.

Dilaporkan The Jerusalem Post dan The Guardian, Abramovich saat ini berada di Belarusia, membantu dialog antara Rusia dan Ukraina atas permintaan Kiev.

Delegasi Rusia menunggu pihak Ukraina jelang pertemuan di Belarusia. Foto: Ivan Belopushkin/TAS via Reuters

“Abramovich diminta oleh pihak Ukraina untuk membantu memungkinkan berlangsungnya dialog, dan [ia] telah berangkat ke Belarusia untuk berpartisipasi dalam diskusi,” demikian dikutip dari Jerusalem Post.

Kendati demikian, masih belum diketahui dengan pasti apa peran yang diambil oleh Abramovich dalam negosiasi tersebut.

Roman Abramovich dan pihak Ukraina dikabarkan terhubung dari komunitas Yahudi. Dari situlah, Ukraina bisa menghubungi Abramovich untuk dukungan.

Seperti diketahui, delegasi Rusia dan Ukraina tengah menjalani negosiasi di wilayah Gomel, Belarusia, yang berlokasi dekat perbatasan Belarusia–Ukraina. Pihak-pihak terlibat tidak mendetailkan lokasi secara spesifik, demi alasan keamanan.

Pertemuan antara Rusia dan Ukraina berlangsung sejak pukul 13.00 waktu setempat (18.00 WIB).