Rombongan WNI dari Bangladesh Tiba di Jakarta, Langsung Diisolasi di Asrama Haji

kumparanNEWSverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap WNI yang tiba dari Bangladesh.  Foto: Dok. Angkasa Pura II
zoom-in-whitePerbesar
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap WNI yang tiba dari Bangladesh. Foto: Dok. Angkasa Pura II

Rombongan WNI dari Bangladesh telah tiba di tanah air pada Senin (11/5) malam. Setibanya di Jakarta, mereka langsung dibawa ke asrama haji di Pondok Gede, Jakarta Timur, untuk diisolasi.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, mengatakan protokol kesehatan diterapkan dalam menyambut kedatangan para WNI tersebut. Pesawat yang ditumpangi mereka sengaja parkir di apron Terminal 3. Di sana petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) naik ke pesawat untuk menjelaskan prosedur kesehatan yang harus diikuti oleh para penumpang.

“Setelah itu, penumpang pesawat turun untuk kemudian di apron dilakukan pendataan, tes suhu tubuh, saturasi oksigen, serta klastering oleh KKP. Lalu, seluruh penumpang naik bus untuk langsung menuju Asrama Haji Pondok Gede untuk dilakukan pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) di asrama," kata Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Selasa (12/5). Meski demikian Awaluddin tak menyebut berapa jumlah WNI tersebut.

"Jadi, penumpang tidak masuk ke terminal namun langsung menuju Asrama Haji Pondok Gede,” tambah Awaluddin.

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap WNI yang tiba dari Bangladesh. Foto: Dok. Angkasa Pura II

Pemeriksaan PCR dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan virus corona. Tes melalui metode swab tersebut dilakukan di asrama haji yang juga merupakan lokasi isolasi para WNI yang baru tiba di tanah air.

Adapun karantina di Asrama Haji Pondok Gede ini sejalan dengan yang disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo pada Senin 11 Mei 2020, bahwa Presiden Joko Widodo menyetujui Asrama Haji sebagai ruang isolasi sementara bagi WNI yang baru kembali ke Tanah Air untuk kemudian dilakukan pengawasan dan tes PCR.

Dalam gelombang kedatangan WNI sebelumnya sempat terjadi penumpukan penumpang di Bandara Soerano-Hatta pada Kamis (7/5). Penumpukan terjadi karena 401 pekerja migran Indonesia kembali dari luar negeri secara bersamaan.

Dari jumlah tersebut, Kepala KKP Bandara Soetta, Anas Maruf mengatakan ada 11 ABK WNI dari Italia positif virus corona hasil rapid test. Mereka kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!