Round Up: Yang Sudah Diketahui tentang KDRT Maut di Jagakarsa Sejauh Ini

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TKP KDRT maut di Jagakarsa, Rabu malam (6/12/2023). Dok: Fadhil Pramudya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
TKP KDRT maut di Jagakarsa, Rabu malam (6/12/2023). Dok: Fadhil Pramudya/kumparan

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maut terjadi di Gang Roman, Kelurahan/Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Apa saja fakta yang sudah diketahui?

Pelaku

Panca. Dok: Ist
  • Panca Darmansyah (40 tahun) lahir di Jakarta. Bapaknya dari Kota Medan, Sumatera Utara; ibunya dari Aceh.

    • Sebelumnya Panca bekerja sebagai sopir, tapi kini sudah tidak bekerja.

Korban

  • Devnisa Fitri (31), berasal dari Jagakarsa, istri Panca (nikah siri). Kondisinya dirawat di RSUD Pasar Minggu karena kepalanya dihantamkan ke tembok oleh Panca;

    • Devnisa bekerja sebagai pegawai kantoran.

  • VA, usia 6 tahun, perempuan, kondisinya tewas;

  • S, 4 tahun, perempuan, tewas;

  • A, 2 tahun, laki-laki, tewas;

  • A, 1 tahun, laki-laki, tewas.

Soal apakah 4 anak itu adalah anak kandung Devnisa, tetangga hanya melihat Devnisa melahirkan 2 kali (2 anak tertua itu sudah ada).

Panca dan anak ketiganya. Dok: Ist.

TKP

  • Gang Roman, RT 04 RW 03. Jarak TKP dengan Taman Margasatwa Ragunan hanya 700 meter;

  • Rumah kontrakan ini memiliki luas sekitar 40 meter persegi (panjang 8 meter, lebar 5 meter). Terdapat 2 ruangan dan 1 kamar mandi. Di kamar mandi inilah diduga 4 anak itu disekap hingga tewas.

  • Tarif sewa rumah kontrakan: Rp 2,5 juta per bulan.

    • Pelaku menunggak 4 bulan.

Kronologi

  • Sabtu (2/12), terjadi peristiwa KDRT yaitu Panca menghantamkan kepala Devnisa ke tembok sehingga sang istri harus dirawat di RSUD Pasar Minggu.

    • Di RS, Devnisa yang merupakan warga asli Jagakarsa itu menelepon adiknya, memintanya menjaga anak-anak.

    • Adik Devnisa, Yacob Ketua RT, dan polisi (Bhabinkamtibmas) pun mendatangi rumah kontrakan yang disewa keluarga Panca.

  • Rabu (6/12), tetangga mencium bau busuk dari rumah Panca, dan bersama-sama RT membuka paksa pintu (memanggil tukang kunci), lalu terungkap:

    • Keempat anak itu telah tewas bahkan dalam kondisi membusuk.

      • Posisi mereka dijejerkan di kasur, diduga telah dipindahkan dari kamar mandi karena info awalnya adalah keempat anak ini dikunci di kamar mandi hingga tewas.

    • Panca pun ditemukan dalam kondisi telanjang, penuh luka, menangis. Diduga ia mencoba bunuh diri.

    • Di lantai rumah, Panca menuliskan dengan darah: "Puas Bunda Tx for All"

Progres Polisi

  • Hingga pukul 14.00 WIB, Kamis (7/12), belum ada titik terang kasus ini lantaran polisi belum memeriksa Panca dan Devnisa karena keduanya masih dirawat di RS. Panca mencoba bunuh diri.