RS Polri Identifikasi Lagi 3 Jenazah Kebakaran Glodok Plaza: Desty, Keren & Ade

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyerahan jenazah korban kebakaran Glodok Plaza di RS Polri Kramat Jati. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan jenazah korban kebakaran Glodok Plaza di RS Polri Kramat Jati. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Tim Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati kembali mengidentifikasi 3 korban kebakaran Glodok Plaza, Taman Sari, Jakarta Barat, pada Jumat (31/1).

"Tim berhasil mengidentifikasi 3 korban," ujar Karo Dokter Polisi RS Polri Kramat Jati, Brigjen Nyoman Eddy Purnama saat konferensi pers di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (31/1).

Korban berhasil diidentifikasi dengan mencocokan data antemortem dan postmortem.

“Pendalaman Data antamortem dari keluarga terdekat serta melanjutkan Pemisahan sampel DNA di laboratorium,” ujarnya.

Penyerahan jenazah korban kebakaran Glodok Plaza di RS Polri Kramat Jati. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Berikut data korban yang telah diidentifikasi:

  1. Desty Eka Putri (24)

  2. Keren Shalom J (21)

  3. Ade Aryati (29)

3 Jenazah ini merupakan bagian dari 14 orang yang dilaporkan hilang pada saat kebakaran Glodok Plaza, Rabu (15/1).

Dengan tambahan 3 jenazah ini, RS Polri sudah mengantongi 6 identitas korban kebakaran Glodok Plaza. Berikut daftarnya:

  1. Zukhi F Radja (42)

  2. Aulia Belinda (28)

  3. Osima Yukari (25)

  4. Desty Eka Putri (24)

  5. Keren Shalom J (21)

  6. Ade Aryati (29)

Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan. Foto: Dok. Istimewa

Kebakaran hebat di Glodok Plaza, Taman Sari, Jakarta Barat terjadi pada hari Rabu (15/1) malam.

Polres Jakarta Barat tengah menyelidiki unsur pidana di kasus kebakaran Glodok Plaza di Jakarta Barat yang menewaskan 14 orang. Sejauh ini manajemen Glodok Plaza telah diperiksa kepolisian.

"Kami sudah lakukan pemeriksaan saksi-saksi, dari awal kejadian sampai hari ini," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung.

Dari total 16 saksi yang dipanggil, penyidik telah memeriksa 14 orang, sementara dua saksi lainnya belum hadir dan akan dijadwalkan ulang untuk memberikan keterangan.