RSHS Rawat 10 Pasien Super Flu: Tak Perlu Panik, yang Penting Pencegahan
·waktu baca 2 menit

Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung merawat 10 pasien super flu. Direktur Medik dan Keperawatan RSHS, dr. Iwan Abdul Rachman, menyerukan agar masyarakat tidak perlu panik.
"Pertama, super flu ini bukan suatu istilah yang lazim di kedokteran, bukan istilah yang baku di kedokteran tapi lebih merujuk ke suatu penyakit influenza yang sifatnya musiman seasonal, diakibatkan oleh perubahan cuaca, dan lainnya, seperti itu," kata Iwan, Kamis (8/1).
Ia melanjutkan, "Hanya, mungkin dirasakan gejalanya lebih berat, penyebarannya juga lebih cepat, karena ini bisa merupakan suatu kombinasi dari beberapa jenis virus."
Menurut Iwan, RSHS siap memberikan pelayanan pada siapa pun yang membutuhkan layanan bagi pasien dengan gejala super flu.
"Dan bila dirasakan gejala dari flu tersebut berat kami persilakan untuk datang ke fasilitas kesehatan khususnya di RS Hasan Sadikin," ujarnya.
"Tapi yang paling penting, kami menyarankan pada masyarakat untuk tidak usah panik, yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan pencegahan, meningkatkan daya tahan tubuh kita, dan bila sudah timbul gejala, kita lakukan pencegahan agar tidak menular pada orang-orang yang ada di sekitar kita," kata Iwan.
"Bila gejalanya dirasakan bertambah berat, segera datang ke fasilitas kesehatan. Tidak perlu panik, semoga kita selalu diberi kesehatan," ujar Iwan.
