Ruang Isolasi Penuh, Buruh Pasar Positif Corona di Bali Isolasi Mandiri di Rumah

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Simulasi penanganan pasien yang diduga terinfeksi virus Corona di RSUP Sanglah Denpasar, Bali. Foto: Denita br Matondang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Simulasi penanganan pasien yang diduga terinfeksi virus Corona di RSUP Sanglah Denpasar, Bali. Foto: Denita br Matondang/kumparan

WS (50), perempuan yang bekerja sebagai tukang suwun atau buruh angkut belanja di Pasar Kidul, Kabupaten Bangli, dinyatakan positif corona, Sabtu (18/4) kemarin.

WS terpaksa dirawat di rumahnya sendiri karena ruang isolasi penanganan COVID-19 di Bali penuh.

"Rencananya yang bersangkutan akan dibawa ke RSUP Sanglah kemarin. Namun, yang bersangkutan tetap isolasi di rumah karena ruang isolasi penuh," kata Juru Bicara Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa, Senin (20/4).

Dirgayusa mengatakan, Tim Dinas Kesehatan Bangli tengah berkoordinasi dengan Tim Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Rencananya, WS akan dibawa ke ruang isolasi Selasa (21/4) besok.

collection embed figure

"Ini masih waiting list, rencananya besok sudah dibawa ke Denpasar," imbuh Dirgayusa.

Dirgayusa menjelaskan, belum diketahui sebab WS terinfeksi virus Corona. Namun, 20 orang keluarga WS diminta telah menjalani masa karantina karena sempat kontak erat dengan WS.

"Masih dilakukan penelusuran," kata dia.

Dirgayusa mengatakan, WS mengaku mengalami flu Jumat (17/4) WS. Sabtu (18/4) dinyatakan postif virus corona. WS menjalani masa perawatan dengan pengawasan dari Tim Dinas Kesehatan Bangli. Total ada 18 pasien dinyatakan positif corona di Bali.