Ruang Operasi RS Anutapura Palu Bisa Dipakai Meski Gedung Rusak Parah

Rumah Sakit Umum Anutapura Palu mengalami rusak parah akibat gempa yang melanda Palu dan sekitarnya. Meski begitu, rumah sakit tersebut masih memberikan pelayanan medis kepada masyarakat khususnya yang menjadi korban bencana.
Wadir Pelayanan RSU Anutapura, Heri Mulyadi mengatakan, gedung yang masih bisa digunakan untuk melayani warga adalah gedung lama yang berada di belakang gedung utama. Kerusakan gedung utama cukup parah sehingga tidak bisa digunakan.
“Yang bisa digunakan RS tua yang lama di belakang. Itu pun bisa 50 persen, itu terbelah. Ruang operasi masih bisa digunakan cuman harus ada perbaikan,” kata Heri di RSU Anutapura, Palu, Kamis, (4/10).
“Itu pun harus kita rencana konsultasi dengan PU untuk mengecek karena kita tidak punya kapasitas mengecek bangunan ini apakah layak atau tidak,” tambahnya.

Selain itu, RSU Anutapura masih menerima jenazah korban bencana sebelum dirujuk ke RS Polda, namun jenazah itu tidak akan dibiarkan terlalu lama karena dikhawatirkan mengganggu proses perawatan di rumah sakit
“Jadi jenazah yang beberapa lokasi bencana itu memang dibawa ke sini sebagian. Kalau sudah di sini kita kumpulkan ke RS Polda," ucap dia.

Kendati belum sepenuhnya optimal memberikan pelayanan kesehatan, Heri memastikan beberapa kebutuhan seperti stok darah masih mencukupi. Lantara, banyak bantuan yang datang dari berbagai pihak, mulai dari Kemenkes, IDI, RSCM Jakarta, Unhas, hingga seluruh kabupaten di Sulsel dan Sulbar.
“Kemudian sumbangan juga sudah mengalir dan obat-obatan juga termasuk,” tutupnya.
