kumparan
21 Agustus 2018 16:24

Ruhut Sitompul: Saya Mohon Ahokers Dukung Jokowi - Ma’ruf

Ruhut Sitompul hadir di sidang perdana kasus Ahok
Jubir Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul hadir di sidang perdana kasus pernodaan agama dengan terdakwa Basuki T Purnama (Foto: Aditia Noviansyah/Kumparan)
Politikus PDIP Ruhut Sitompol menyampaikan permohonan kepada pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang biasanya disebut Ahokers. Ruhut meminta Ahokers untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
Menurut Ruhut, suara Ahokers sangat signifikan untuk mendongkrak perolehan suara Jokowi-Ma'ruf Amin. Dalam analisisnya, ada 20 persen suara yang hilang jika Ahokers tidak memilih Jokowi-Ma'ruf Amin.
“Kenapa saya memohon kepada Ahokers? Kalau kalian netral atau golput dengan pasangan ini, yang saya analisa ada 20 persen yang kita harus PDKT atau perhatikan," kata Ruhut dalam diskusi publik “Cawapres Ma’aruf Amin, Ahokers Masih Dukung Jokowi?" di Cikini, Selasa (21/8).
"Karena kalau kita tidak memperhatikan, bayangkan 20 persen ini (hilang),” lanjut dia.
Ruhut menjelaskan jumlah itu sangat signifikan mengingat pada 2014 lalu Jokowi hanya menang tipis atau sekitar 8 juta suara dibandingkan Prabowo. Maka itu, Ruhut menilai jika Ahokers tidak dirangkul maka hal ini hanya akan menguntungkan Prabowo - Sandiaga.
ADVERTISEMENT
“Kita jangan menari di atas kemenangan mereka. Tolonglah, please,” ujar Ruhut.
Cawapres Jokowi, Ma’aruf Amin merupakan orang yang mengeluarkan fatwa MUI terkait kasus penistaan agama yang menjerat Ahok. Hingga kini Ahok masih menjalani hukuman penjara di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan